RI News. Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyambut Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, dalam pertemuan yang penuh keakraban di kediaman pribadinya di kawasan Kertanegara, Jakarta, pada Rabu, 11 Maret 2026.
Pertemuan bilateral yang berlangsung santai tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui pernyataan resmi pada Kamis (12/3). Dalam keterangannya, Teddy menekankan bahwa kedatangan Marles bukan sekadar kunjungan formal, melainkan pertemuan antara dua tokoh yang telah menjalin hubungan pribadi erat sejak lama.
“Presiden Prabowo Subianto menerima sahabat lamanya yang juga Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, pada Rabu, 11 Maret 2026, di Kertanegara,” tulis Teddy dalam pernyataan yang dirilis melalui kanal resmi Sekretariat Kabinet.

Suasana hangat dan akrab mendominasi pertemuan tersebut, mencerminkan kedekatan personal yang telah terbangun antara keduanya. Hubungan ini telah terjalin sejak Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan Indonesia, dengan sejumlah pertemuan baik di forum internasional maupun kunjungan bilateral sejak tahun 2022.
Di tengah suasana santai, kedua pemimpin bertukar pandangan mengenai berbagai isu strategis yang menjadi kepentingan bersama. Fokus utama diskusi mencakup penguatan kemitraan pertahanan di tengah dinamika kawasan Indo-Pasifik yang semakin kompleks, termasuk upaya menjaga stabilitas regional melalui komunikasi intensif dan saling percaya.
Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk menegaskan komitmen jangka panjang kedua negara dalam memperdalam kerja sama keamanan. Salah satu tonggak penting yang terus dibangun adalah Defence Cooperation Agreement (DCA) yang ditandatangani pada Agustus 2024. Perjanjian tersebut telah membuka ruang lebih luas bagi latihan militer bersama, dialog strategis tingkat tinggi, serta pertukaran pendidikan dan pelatihan di kalangan personel militer.
Baca juga : Masjid di Jalur Mudik Bertransformasi: 6.859 Titik Siap Jadi ‘Rumah Singgah’ Aman bagi Pemudik Lebaran 2026
Hubungan pribadi yang kuat antara Presiden Prabowo dan Richard Marles diyakini menjadi katalisator utama dalam mempercepat implementasi berbagai inisiatif bilateral. Kedekatan ini tidak hanya memperkuat dimensi pertahanan, tetapi juga berkontribusi pada upaya bersama menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan yang strategis.
Kunjungan Marles ke Jakarta kali ini sejalan dengan rangkaian diplomasi pertahanan yang semakin intens pasca-penandatanganan Treaty on Common Security pada Februari 2026 antara Indonesia dan Australia. Pertemuan di Kertanegara menunjukkan bahwa kemitraan strategis kedua negara terus berkembang dengan fondasi kepercayaan yang kokoh, baik di tingkat institusional maupun personal.
Dengan demikian, pertemuan ini tidak hanya mempererat ikatan bilateral, tetapi juga mengirim sinyal positif bagi stabilitas kawasan Indo-Pasifik di tengah tantangan geopolitik global yang terus berkembang.
Pewarta : Abertus Parikesit

