RI News. Semarang, 5 April 2026 — Kejutan besar mengguncang dunia sepak bola Inggris. Arsenal, pemuncak klasemen Liga Inggris yang datang sebagai favorit mutlak, harus angkat koper lebih awal dari Piala FA setelah disingkirkan Southampton, tim papan tengah Championship, dengan skor 2-1 dalam laga perempat final yang digelar di Stadion St Mary’s, Minggu dini hari WIB.
Kemenangan tuan rumah ini bukan sekadar hasil mengejutkan, melainkan bukti bahwa semangat underdog dan disiplin taktis masih mampu mengalahkan superioritas skuad bertabur bintang. Bagi Arsenal, kekalahan ini semakin memperpanjang catatan buruk mereka di kompetisi domestik musim ini, setelah sebelumnya gagal di final Piala Liga.
Laga berjalan sesuai skenario awal ketika Arsenal langsung menekan. Pada menit keenam, Max Dowman melepaskan tembakan jarak jauh yang sudah mengancam, namun kiper Southampton Daniel Peretz tampil gemilang dengan penyelamatan sigap. Peretz kembali menjadi pahlawan pada menit ke-25 saat ia menggagalkan peluang bersih Martin Odegaard.
Meski terus tertekan, Southampton justru mencuri keunggulan lewat serangan balik cepat. Pada menit ke-35, Ross Stewart memanfaatkan umpan matang James Bree untuk membobol gawang Kepa Arrizabalaga, membuat tuan rumah unggul 1-0. Arsenal berusaha membalas, termasuk peluang Christian Norgaard, tetapi skor tak berubah hingga turun minum.

Babak kedua berlangsung lebih intens. Arsenal meningkatkan tekanan, dengan Gabriel Jesus hampir menyamakan kedudukan lewat sundulan pada menit ke-50. Gol penyeimbang akhirnya lahir pada menit ke-68 ketika Viktor Gyokeres, yang masuk sebagai pemain pengganti, memaksimalkan umpan Kai Havertz untuk membuat skor menjadi 1-1.
Namun, euforia Arsenal tak bertahan lama. Pada menit ke-85, Southampton kembali unggul melalui gol brilian Shea Charles. Lewat tembakan akurat ke pojok kiri bawah gawang yang tak mampu dijangkau Kepa, Charles memastikan keunggulan 2-1. Arsenal nyaris menyamakan kedudukan di pengujung laga melalui Gabriel Martinelli, tetapi Peretz sekali lagi menjadi benteng kokoh dengan penyelamatan krusial.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Arsenal. Ambisi meraih tiga gelar di musim ini kini pupus total. Tim asuhan Mikel Arteta kini hanya menyisakan dua kompetisi: Liga Inggris, di mana mereka masih memimpin klasemen, dan Liga Champions yang menjadi harapan terakhir untuk meraih trofi.
Baca juga : Pesta Gol di Stamford Bridge: Chelsea Hancurkan Port Vale 7-0 dan Melaju ke Semifinal Piala FA
Sementara itu, Southampton merayakan kemenangan bersejarah ini. Tim dari divisi dua tersebut lolos ke semifinal Piala FA dan akan menghadapi tantangan berat di Wembley nanti. Performa heroik Peretz di bawah mistar, serta ketajaman Stewart dan Charles, menjadi kunci keberhasilan mereka mengubur mimpi Arsenal.
Susunan Pemain:
Southampton (4-2-3-1): Daniel Peretz; Ryan Manning (Quarshie 90+7’), Nathan Wood, Harwood-Bellis, James Bree; Caspar Jander, Cameron Bragg (Shea Charles 76’); Leo Scienza (Edozie 71’), Finn Azaz, Tom Fellows; Ross Stewart (Larin 70’).
Arsenal (4-2-3-1): Kepa Arrizabalaga; Lewis-Skelly (Calafiori 60’), Gabriel Magalhaes (Saliba 72’), Cristhian Mosquera, Ben White; Christian Norgaard, Martin Odegaard (Madueke 61’); Gabriel Martinelli, Kai Havertz, Max Dowman; Gabriel Jesus (Viktor Gyokeres 60’).
Hasil ini mengingatkan kembali bahwa dalam sepak bola, tak ada yang mustahil. Southampton membuktikan bahwa determinasi dan momen krusial bisa mengalahkan nama besar, sementara Arsenal harus segera bangkit jika ingin menyelamatkan musim mereka di dua front tersisa.
Pewarta : Vie

