RI News Portal. Magelang, 7 Januari 2026 – Upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2025 serta Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026 berlangsung khidmat di Lapangan dr. Koesen Hirohoesodo, Resimen Induk Kodam (Rindam) IV/Diponegoro, Kota Magelang, pada Rabu pagi.
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., dan diikuti oleh total 727 prajurit siswa, terdiri atas 516 siswa Dikmaba Infanteri serta 211 siswa Diktukba. Kehadiran para siswa yang telah menyelesaikan rangkaian pendidikan ketat ini menandai transisi mereka menjadi prajurit Bintara yang siap mengabdikan diri sepenuhnya kepada bangsa dan negara.
Dalam amanatnya, Pangdam Achiruddin menekankan bahwa proses pendidikan yang intensif telah membentuk karakter prajurit dengan fondasi kuat berupa disiplin tinggi, loyalitas tak tergoyahkan, integritas moral, serta profesionalisme dalam bertugas. “Kalian telah ditempa untuk menjadi pilar pertahanan negara yang tangguh,” ujarnya, seraya mengingatkan pentingnya memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai panduan utama dalam setiap langkah pengabdian.

Lebih lanjut, Pangdam menegaskan komitmen TNI untuk tetap netral dalam dinamika politik nasional, menghindari keterlibatan dalam politik praktis, serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Ia juga menggarisbawahi penghormatan terhadap supremasi hukum, disiplin militer, dan hak asasi manusia, dengan larangan tegas terhadap segala bentuk pelanggaran, sekecil apa pun. “Hindari tindakan yang dapat mencoreng nama baik institusi,” tegasnya.
Pangdam Achiruddin turut menyoroti esensi kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai inti kekuatan pertahanan semesta. Para prajurit baru diimbau untuk bersikap humanis, adaptif terhadap perubahan zaman, serta responsif terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat. “Bangun hubungan harmonis dengan rakyat, karena kekuatan sejati TNI berasal dari dukungan mereka,” pesannya, sebelum menutup dengan seruan untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan semangat pengabdian tanpa pamrih demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Baca juga : Pengungkapan Sindikat Penipuan Asmara Daring Berskala Internasional di Yogyakarta
Upacara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi militer dan instansi terkait, antara lain Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 072/PMK Ny. Syahfitri Bambang Sujarwo; Komandan Rindam IV/Diponegoro Brigjen TNI Hindratno Devidanto, S.E., M.M., M.Han.; para Asisten Kasdam IV/Diponegoro; pejabat utama Rindam; Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar; Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Inf Afrizal Rakhman, S.I.P., M.I.P.; Komandan Yon Armed 3/Nagapakca Letkol Arm Daliman Kurnia Aji; serta Komandan Yon Armed 11/GG/2/2/Kostrad Letkol Arm Ananto Kristowo.
Penutupan pendidikan ini tidak hanya menjadi milestone bagi ratusan prajurit baru, tetapi juga mencerminkan komitmen TNI AD dalam regenerasi sumber daya manusia yang berkualitas, siap menghadapi tantangan keamanan nasional di era kontemporer yang semakin kompleks.
Pewarta: Lee Anno

