RI News. Wonogiri – Pemudik yang melintas wilayah Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, tidak perlu khawatir jika membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik Lebaran 2026. Di kecamatan tersebut telah didirikan tiga pos layanan mudik Lebaran yang siap memberikan berbagai bantuan dan pelayanan kepada pemudik.
Koordinator Relawan Kecamatan Jatisrono (RKJ), Kariman dan dibantu oleh Nandar Suyadi, atas izin Camat Jatisrono Danang Sugiyatmoko, S.ST., M.M., mendirikan posko layanan mudik Lebaran mulai H-3 hingga H+3 Lebaran 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap para pemudik yang pulang ke kampung halaman.
Terdapat tiga posko layanan mudik Lebaran 2026 di Kecamatan Jatisrono, yaitu dari Relawan Kecamatan Jatisrono (RKJ), Relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), serta Relawan Banser.

Kariman mengimbau agar pemudik tidak memaksakan diri berkendara jika sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan, terutama bagi pengendara roda dua yang menempuh jarak jauh. “Hal ini penting untuk menjaga keselamatan selama perjalanan mudik Lebaran,” ujar Kariman.
Ia menambahkan, pemudik perlu waspada terhadap kondisi jalan yang rusak dan berlubang di sepanjang jalur, khususnya pada sebagian ruas jalan Jatisrono–Purwantoro yang belum sepenuhnya diperbaiki.
Relawan Kecamatan Jatisrono (RKJ) baru pertama kali mendirikan pos layanan mudik Lebaran. Namun, Relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) hampir setiap tahun Lebaran telah berpartisipasi mendirikan pos layanan di Kecamatan Jatisrono dengan melibatkan relawan gabungan dari berbagai wilayah kecamatan.
Menanggapi hal tersebut, Camat Jatisrono Danang Sugiyatmoko, S.ST., M.M., mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh kepada Relawan Kecamatan Jatisrono (RKJ). “Walaupun baru pertama kali melaksanakan kegiatan sosial berupa pos layanan mudik Lebaran dengan fasilitas seadanya, mudah-mudahan ke depan dapat ditingkatkan dengan fasilitas yang lebih baik sehingga benar-benar memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang membutuhkan layanan,” imbuh Danang Sugiyatmoko.
Pewarta: Nandar Suyadi

