Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintah Tambah Bansos Tunai dan Beras untuk 18,3 Juta KPM Guna Jaga Daya Beli di Tengah Ketidakpastian Global

Pemerintah Tambah Bansos Tunai dan Beras untuk 18,3 Juta KPM Guna Jaga Daya Beli di Tengah Ketidakpastian Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 3 min read
Pemerintah Tambah Bansos Tunai dan Beras
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, Juni 2025 — Pemerintah Indonesia kembali menggelontorkan bantuan sosial tambahan berupa uang tunai sebesar Rp400 ribu dan 20 kilogram beras kepada 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pemegang Kartu Sembako. Kebijakan ini berlaku selama dua bulan, yakni Juni hingga Juli 2025, sebagai respons terhadap ancaman pelemahan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah akibat dinamika ekonomi global yang bergejolak.

Dalam keterangan pers usai rapat terbatas tentang lima kebijakan insentif fiskal di Kantor Presiden, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa bantuan tambahan akan disalurkan untuk menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga miskin dan rentan.

“Tambahan bantuan yang diberikan adalah Rp200 ribu per bulan selama dua bulan, yang akan dibayarkan mulai bulan Juni ini. Selain itu mereka juga akan menerima bantuan pangan berupa 10 kilogram beras per bulan selama dua bulan,” ujar Menkeu Sri Mulyani pada Senin (2/6/2025).

Dengan demikian, setiap KPM akan menerima total bantuan berupa uang tunai sebesar Rp400 ribu dan 20 kilogram beras dalam periode dua bulan tersebut. Total anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk program ini mencapai Rp11,93 triliun. Penyaluran bantuan tunai akan dilakukan melalui Kementerian Sosial (Kemensos), sedangkan distribusi bantuan pangan ditugaskan kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan).

Program ini tidak hanya dimaksudkan sebagai upaya stimulus konsumsi, tetapi juga sebagai strategi kebijakan pangan nasional. Sri Mulyani menekankan bahwa kebijakan ini mempertimbangkan keseimbangan antara perlindungan terhadap konsumen miskin dan keberlangsungan harga hasil panen di tingkat petani.

“Pemerintah tetap menjaga agar harga beras tidak jatuh di tingkat petani, sekaligus tetap terjangkau bagi masyarakat miskin, terutama di wilayah perkotaan,” imbuh Menkeu.

Hal ini menunjukkan orientasi kebijakan sosial pemerintah yang bersifat dual track—melindungi daya beli rumah tangga miskin sekaligus menjaga kestabilan harga komoditas strategis nasional. Secara teoritis, kebijakan ini bisa dikaji melalui lensa counter-cyclical fiscal policy, yang lazim diterapkan negara berkembang dalam menghadapi tekanan ekonomi eksternal.

Baca juga : Penguatan Ketahanan Pangan Wilayah Timur: Strategi Pembangunan Pertanian Sulawesi Barat Dibahas Gubernur dan Menteri Pertanian

Meskipun secara fiskal program ini dinilai realistis dan terukur, keberhasilan implementasi tetap sangat bergantung pada akurasi data KPM dan efektivitas koordinasi antar lembaga pelaksana. Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa persoalan data penerima manfaat serta distribusi logistik, khususnya untuk bantuan beras, kerap menjadi kendala di lapangan.

Di sisi lain, tambahan stimulus ini berpotensi menjadi bantalan sosial penting, khususnya menjelang tahun politik 2025–2026, mengingat besarnya kelompok masyarakat penerima yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu, pengawasan dan evaluasi publik atas penyaluran bantuan perlu ditingkatkan guna mencegah penyimpangan dan memperkuat akuntabilitas.

Kebijakan penambahan bansos tunai dan pangan kepada 18,3 juta KPM selama Juni–Juli 2025 merupakan bagian dari strategi jangka pendek pemerintah untuk mengurangi tekanan ekonomi pada kelompok rentan. Dari perspektif kebijakan publik, program ini dapat dilihat sebagai instrumen mitigasi risiko sosial akibat ketidakpastian ekonomi global. Namun demikian, kesinambungan dampak positifnya bergantung pada kualitas implementasi dan konsistensi reformasi dalam tata kelola distribusi bantuan sosial di Indonesia.

Pewarta : Yudha Purnama

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penguatan Ketahanan Pangan Wilayah Timur: Strategi Pembangunan Pertanian Sulawesi Barat Dibahas Gubernur dan Menteri Pertanian
Next: Panen Bawang Merah 1,5 Ton di Tangerang: Model Ketahanan Pangan Perkotaan Berbasis Komunitas

Related Stories

Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
3 min read

Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul
2 min read

Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Legislator Pontianak Dukung Penuh Skema Buy The Service untuk Transformasi Transportasi Publik
2 min read

Legislator Pontianak Dukung Penuh Skema Buy The Service untuk Transformasi Transportasi Publik

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.