RI News Portal. Agam, Sumatra Barat – Suasana haru menyelimuti kunjungan Kapolda Sumatra Barat Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA., saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Di antara sisa-sisa puing dan lumpur yang masih menyisakan jejak dahsyatnya bencana, jenderal bintang dua itu terlihat menggendong erat seorang bayi mungil bernama Fathan, penyintas yang harus merelakan kehilangan kedua orang tuanya akibat terseret arus banjir bandang beberapa waktu lalu.
Dengan penuh kelembutan, Irjen Gatot Tri Suryanta menenangkan tangis sang bayi sambil menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa. Namun di balik duka itu, ia menegaskan komitmen kuat institusi kepolisian untuk tidak hanya hadir dalam ranah keamanan dan ketertiban masyarakat, melainkan juga sebagai bagian dari keluarga besar bagi mereka yang ditinggalkan bencana.
“Polri hadir bukan sekadar sebagai pengayom dan penjaga keamanan, tetapi benar-benar menjadi keluarga bagi korban bencana. Mulai hari ini, bayi Fathan resmi menjadi anak asuh Polri,” ungkapnya dengan tegas, disambut haru oleh warga sekitar yang menyaksikan momen tersebut.

Keputusan tersebut diambil sebagai wujud tanggung jawab nyata untuk menjamin masa depan, kesehatan, serta kesejahteraan sang bayi yang masih belia. Polda Sumatra Barat berkomitmen penuh untuk terus memantau perkembangan Fathan, menyediakan berbagai bentuk bantuan yang diperlukan, serta memastikan pemulihan pasca-bencana berjalan optimal bagi anak tersebut.
Kehadiran Kapolda di lokasi bencana kali ini bukan sekadar kunjungan inspeksi rutin. Ia menjadi simbol kuat bahwa negara, melalui institusi Polri, turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan kekuatan moral sekaligus bantuan konkret bagi warga yang paling rentan. Di tengah duka kolektif akibat banjir bandang yang menelan banyak korban jiwa, langkah humanis ini memberikan secercah harapan bahwa tidak ada yang ditinggalkan sendirian dalam menghadapi cobaan.
Baca juga : Polres Brebes Sukses Gelar Grand Final Duta Anti Narkoba 2026, Generasi Muda Jadi Ujung Tombak Pencegahan
Momen pelukan hangat Kapolda bersama bayi Fathan pun menjadi bukti bahwa empati dan kepedulian dapat menjadi kekuatan penyembuh di saat-saat terberat. Warga Palembayan menyambut baik inisiatif ini, menganggapnya sebagai wujud kebersamaan antara institusi negara dan masyarakat dalam membangun kembali kehidupan pasca-bencana.
Pewarta: Sami. S

