RI News Portal. Wonogiri – Tragedi lalu lintas maut kembali menimpa jalur utama di wilayah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Seorang pelajar berusia 16 tahun meninggal dunia akibat kecelakaan tabrakan dua sepeda motor yang terjadi di malam hari di tengah guyuran hujan deras.
Peristiwa nahas itu berlangsung pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 18.20 WIB, tepat di depan Masjid Al-Fattah, Lingkungan Brumbung, Kelurahan Kaliancar, Kecamatan Selogiri. Lokasi kejadian merupakan ruas Jalan Selogiri–Wonogiri yang relatif lurus dan datar, namun kondisi cuaca buruk serta minimnya visibilitas di malam hari diduga memperburuk situasi.
Kecelakaan melibatkan dua kendaraan roda dua: sepeda motor Yamaha Xeon bernomor polisi AD-3440-VT yang dikemudikan Haryanto (56), warga Kecamatan Selogiri, dan sepeda motor Honda Vario 160 bernomor polisi AD-6666-KI yang dikendarai seorang pelajar berinisial PAW (16) asal Kecamatan Wonogiri.
Menurut rekonstruksi awal dari Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri, Honda Vario melaju dari arah Selogiri menuju Wonogiri. Saat memasuki titik kejadian, dari arah kanan jalan tiba-tiba muncul Yamaha Xeon yang hendak menyeberang ke arah timur. Jarak antar kedua kendaraan sudah terlalu dekat, sehingga upaya menghindar gagal dilakukan. Benturan keras pun tak terelakkan.

Pengendara Honda Vario mengalami cedera berat di bagian kepala. Korban sempat dilarikan ke RSUD Wonogiri untuk mendapatkan perawatan intensif, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia usai penanganan medis. Sementara itu, pengendara Yamaha Xeon juga mengalami luka di kepala dan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit yang sama.
Petugas Satlantas Polres Wonogiri menerima laporan kejadian sekitar pukul 18.40 WIB dan segera mendatangi lokasi. Langkah cepat dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, evakuasi korban serta kendaraan, pemeriksaan medis, pengumpulan keterangan saksi, pengamanan barang bukti, hingga koordinasi dengan sistem pelaporan kecelakaan lalu lintas nasional untuk mendukung penyelidikan mendalam.
Kasubag Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut atas nama Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M.
“Kami sangat berduka atas kepergian korban yang masih berusia muda. Tim kami langsung bergerak memberikan pertolongan pertama, memastikan korban segera mendapat perawatan, dan melanjutkan proses investigasi secara menyeluruh guna mengungkap faktor penyebab pasti,” ujar AKP Anom.
Baca juga : Satlantas Polres Melawi Terapkan Pendekatan Humanis dalam Pengaturan Lalu Lintas
Ia menekankan bahwa kondisi hujan malam hari sering kali menurunkan daya pandang dan membuat permukaan jalan menjadi licin, sehingga meningkatkan risiko tabrakan. “Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua. Pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, wajib meningkatkan kewaspadaan ekstra pada malam hari maupun saat cuaca tidak bersahabat. Patuhi rambu lalu lintas, jaga jarak aman, kurangi kecepatan, dan prioritaskan keselamatan bersama,” imbau AKP Anom.
Peristiwa ini menambah catatan pilu di wilayah Wonogiri yang kerap mencatat insiden lalu lintas, terutama di jalur-jalur penghubung antar-kecamatan. Upaya preventif melalui edukasi dan pengawasan terus digencarkan, namun disiplin individu tetap menjadi kunci utama pencegahan.
Pewarta: Nandang Bramantyo

