Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pekan Gawai Dayak XII Sintang 2025: Momentum Pelestarian Budaya dan Perekat Sosial

Pekan Gawai Dayak XII Sintang 2025: Momentum Pelestarian Budaya dan Perekat Sosial

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 min read
Pekan Gawai Dayak XII Sintang 2025
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Sintang, Kalimantan Barat 16 Juli 2025 – Antusiasme masyarakat Kabupaten Sintang menyambut Pekan Gawai Dayak ke-XII tahun 2025 terlihat jelas sejak hari pertama penyelenggaraan di Rumah Betang Tampun Juah, Rabu (16/7). Agenda tahunan ini dijadwalkan berlangsung hingga 19 Juli 2025 dan menjadi ajang konsolidasi budaya yang mempertemukan masyarakat dari 14 kecamatan di wilayah Sintang.

Menurut Jakarias Akianto, salah satu warga yang hadir dalam pembukaan, Pekan Gawai Dayak memiliki nilai strategis dalam memperkenalkan adat dan budaya Suku Dayak kepada masyarakat luas.

“Gawai ini sangat luar biasa, karena menyatukan empat belas kecamatan berkumpul di kabupaten ini dan memang ini puncak dari gawai yang ada di setiap kecamatan dan desa,” ungkap Jakarias.

Secara historis, Gawai Dayak merupakan ritual adat yang awalnya identik dengan pesta panen sebagai wujud syukur kepada Sang Pencipta. Namun, dalam konteks kekinian, kegiatan ini berkembang menjadi sarana revitalisasi identitas budaya sekaligus penguatan kohesi sosial. Kajian antropologi budaya menilai bahwa praktik gawai memiliki peran penting sebagai cultural sustainability mechanism atau mekanisme keberlanjutan budaya, di tengah arus modernisasi dan globalisasi.

Penyelenggaraan Gawai Dayak bukan sekadar seremonial, tetapi memuat dimensi sosial yang kuat. Acara ini terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang etnis, sehingga menciptakan ruang interaksi dan integrasi sosial. Hal ini sejalan dengan prinsip multikulturalisme inklusif yang menekankan harmoni antarsuku di Kalimantan Barat.

“Bagi kami masyarakat Suku Dayak, kegiatan ini sangat positif dan luar biasa. Kegiatan gawai ini juga terbuka untuk masyarakat dari suku lain, karena memang ini untuk mempersatukan masyarakat Sintang,” ujar Jakarias.

Baca juga : KPID Kalbar Awards 2025 Dorong Penyiaran Berkualitas dan Bermartabat di Kalimantan Barat

Selain memperkuat nilai-nilai adat, Pekan Gawai Dayak juga mendorong ekonomi kreatif berbasis budaya. Tersedianya berbagai stan pameran yang menjual pakaian, aksesoris, dan peralatan tradisional Dayak menandakan bahwa event ini menjadi ekosistem ekonomi budaya yang produktif.

“Saya membeli rompi juga, karena memang di sini dijual alat-alat dan pakaian kebudayaan lengkap semua,” tambahnya.

Dalam perspektif hukum dan kebijakan budaya, pelestarian tradisi seperti Gawai Dayak mendapat dukungan normatif dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang mengamanatkan perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan objek pemajuan kebudayaan. Penyelenggaraan Gawai Dayak secara konsisten merupakan bentuk implementasi dari amanat tersebut, sekaligus bagian dari upaya Indonesia memenuhi UNESCO Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage (2003).

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar “High Level Meeting” Forum Investasi. Pertemuan yang digagas bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur itu mengupayakan akselerasi peningkatan investasi demi tercipta lapangan kerja yang lebih luas di wilayah provinsi setempat.

“Kami berharap Pekan Gawai Dayak ini terus dilestarikan dan rutin diselenggarakan di Kabupaten Sintang,” ujarnya.

Dengan berjalannya Gawai Dayak ke-XII ini, Kabupaten Sintang tidak hanya menjaga eksistensi tradisi leluhur, tetapi juga memperkuat narasi kebhinekaan dan ketahanan budaya di tingkat lokal. Ke depan, perlu dukungan pemerintah daerah, lembaga adat, dan masyarakat sipil untuk menjadikan Gawai Dayak sebagai cultural flagship event yang mampu menarik wisatawan, meningkatkan ekonomi kreatif, dan mengokohkan identitas Dayak di era global.

Pewarta : Salmi Fitri

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: KPID Kalbar Awards 2025 Dorong Penyiaran Berkualitas dan Bermartabat di Kalimantan Barat
Next: Pengangkatan 620 PPPK Tahap I Tahun 2024 di Melawi: Antara Dedikasi, Regulasi, dan Etika Pelayanan Publik

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.