RI News. Payakumbuh Sumatera Barat – Kota Payakumbuh kembali dilanda duka mendalam saat kobaran api melahap sebuah bangunan di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Labuh Baru, Kecamatan Payakumbuh Barat, pada pukul 04.00 WIB dini hari tadi. Api yang muncul tiba-tiba di kawasan tersebut langsung menyambar dengan cepat, memaksa warga sekitar berhamburan menyelamatkan diri dan barang berharga di tengah kegelapan subuh.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Payakumbuh segera dikerahkan bersama tim SAR, personel kepolisian, serta puluhan warga setempat yang turun tangan membantu. Dengan mengerahkan setidaknya dua unit mobil pemadam kebakaran, upaya pemadaman berlangsung intensif. Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 05.10 WIB, atau hanya sekitar 70 menit setelah kejadian pertama kali dilaporkan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum terungkap. Penyelidikan mendalam sedang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menelusuri asal mula api, termasuk kemungkinan faktor kelalaian, arus pendek listrik, atau unsur kesengajaan. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan memberikan keterangan yang akurat jika memiliki informasi terkait kejadian.

Kejadian ini menambah catatan kelam bagi kawasan Jalan Jenderal Sudirman yang pernah dilanda peristiwa serupa di masa lalu, meski skala dan lokasi pastinya berbeda. Warga sekitar mengaku terkejut karena api muncul di waktu yang rentan, ketika sebagian besar penduduk masih terlelap.
Pihak berwenang setempat langsung mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Langkah pencegahan seperti pemeriksaan rutin instalasi listrik, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan memastikan peralatan memasak dimatikan dengan benar, kembali ditekankan agar tragedi serupa tidak terulang.
Sementara itu, evakuasi sementara dilakukan terhadap penghuni bangunan terdampak, dan pendataan kerugian material sedang berlangsung. Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun trauma psikologis bagi warga yang menyaksikan langsung kobaran api diyakini cukup signifikan.
Pemkot Payakumbuh dan aparat keamanan berkomitmen melakukan pendampingan penuh terhadap korban serta mempercepat proses investigasi agar penyebab kebakaran dapat segera diketahui dan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama di tengah upaya pemulihan pasca-kejadian.
Pewarta : Mayang Sari

