Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Kolaborasi Polisi dan Tokoh Agama: Upaya Holistik Cegah Bunuh Diri di Wonogiri

Kolaborasi Polisi dan Tokoh Agama: Upaya Holistik Cegah Bunuh Diri di Wonogiri

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Upaya Holistik Cegah Bunuh Diri di Wonogiri
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wonogiri, 7 November 2025 – Di tengah kondisi keamanan yang relatif stabil, Kabupaten Wonogiri justru dihadapkan pada krisis diam-diam: lonjakan kasus bunuh diri yang mencapai rata-rata tiga peristiwa setiap bulan. Fenomena ini, yang didominasi oleh faktor ekonomi dan kesehatan kronis, mendorong Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo SH SIK MPM untuk menginisiasi dialog mendalam dengan tokoh lintas agama. Pertemuan ramah tamah di sebuah restoran lokal pada Kamis lalu bukan sekadar silaturahmi, melainkan panggilan untuk aksi kolektif yang mengintegrasikan penguatan spiritual dengan intervensi sosial-ekonomi.

Dalam suasana penuh empati, AKBP Wahyu membuka diskusi dengan mengakui pencapaian bersama: Wonogiri tetap kondusif dibandingkan kabupaten lain di Jawa Tengah, di mana provinsi ini sendiri mencatat 478 kasus bunuh diri sepanjang 2024—angka tertinggi nasional yang menandakan urgensi nasional. “Keamanan kita terjaga berkat sinergi semua pihak, termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Namun, saya tak bisa tutup mata pada tragedi ini,” ujarnya, merujuk data internal Polres yang memperkirakan 30 kasus tahunan, potensial lebih tinggi karena underreporting. Hadir pula Kabagops Polres, Kasatreskrim, Kasat Intelkam, Kasat Narkoba, serta Kasi Humas AKP Anom Prabowo SH MH, yang menegaskan komitmen institusi dalam mendeteksi dini tanda-tanda krisis mental.

Yang paling mengkhawatirkan, korban utama adalah kelompok usia produktif 30-40 tahun, yang terjebak dalam jerat kemiskinan struktural pasca-pandemi dan fluktuasi harga komoditas pertanian—tulang punggung ekonomi Wonogiri. “Mereka nekat karena beban hutang dan ketidakpastian pekerjaan, sementara lansia sering kali menyerah pada penyakit tak tersembuhkan,” tambah AKBP Wahyu, pria berusia 41 tahun yang lahir di tahun kelahirannya sendiri menjadi simbol generasi yang memahami tekanan era digital. Berbeda dengan kasus sporadis di daerah tetangga, pola di Wonogiri menunjukkan korelasi kuat dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan jiwa, di mana hanya satu puskesmas per kecamatan yang memiliki konselor terlatih.

Inisiatif ini melampaui pendekatan konvensional polisi, yang biasanya fokus pada respons pasca-insiden. AKBP Wahyu mengajak FKUB—meliputi perwakilan Islam dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia, dan Majelis Tablighat Ahlussunnah wal Jamaah; serta Kristen Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha—untuk menjadi agen perubahan di akar rumput. “Agama adalah benteng terkuat melawan keputusasaan. Mari kita integrasikan pesan harapan dalam khutbah, katekese, dan doa bersama, sambil membangun jaringan pendampingan lintas mazhab,” tegasnya. Respons tokoh agama pun segera mengalir: Ketua FKUB Wonogiri, yang mewakili keragaman 18 kelompok keagamaan di kabupaten berpenduduk 600 ribu jiwa ini, berkomitmen menggelar serangkaian sesi konseling spiritual mingguan, mulai dari masjid pedesaan hingga vihara terpencil.

Baca juga : Prabowo Subianto Mengagumi Park Chung Hee sebagai Model Industrialisasi: Pelajaran Integritas untuk Pembangunan Indonesia

Pendekatan holistik ini didukung oleh perspektif akademis yang semakin mendesak. Penelitian terbaru dari Fakultas Psikologi Universitas Sebelas Maret menyoroti bahwa intervensi berbasis agama dapat menurunkan risiko bunuh diri hingga 25 persen di komunitas rural seperti Wonogiri, di mana stigma mental health masih kuat. “Spiritualitas bukan pengganti terapi, tapi katalisator. Dengan menggabungkan narasi agama yang menekankan ketahanan—seperti konsep ‘sabar’ dalam Islam atau ‘karma baik’ dalam Hindu—kita bisa membangun resiliensi kolektif,” kata Dr. Rina Wijayanti, pakar kesehatan jiwa yang terlibat dalam studi longitudinal 2023-2025. Temuan ini selaras dengan model WHO’s Gatekeeper Training, yang telah sukses di Asia Tenggara, di mana tokoh agama dilatih sebagai ‘penjaga gerbang’ untuk identifikasi dini.

Tak berhenti di ranah rohani, AKBP Wahyu menekankan dimensi ekonomi sebagai fondasi pencegahan jangka panjang. Bersama Bupati Wonogiri dan Forum Koordinasi Penanaman Modal Daerah, Polres berkomitmen menciptakan ekosistem ramah investasi—dari usaha mikro berbasis pertanian organik hingga inkubator UMKM berteknologi rendah. “Investasi kecil pun bisa ciptakan lapangan kerja, kurangi pikiran sempit yang mematikan. Bayangkan, satu koperasi desa bisa selamatkan puluhan keluarga dari jurang depresi,” ungkapnya. Langkah ini terinspirasi dari program serupa di Kabupaten Gunungkidul, yang berhasil tekan angka bunuh diri 15 persen melalui diversifikasi ekonomi pasca-krisis pangan 2022.

Pertemuan ini bukan akhir, melainkan babak baru dalam narasi Wonogiri: dari daerah wisata waduk berkilau menjadi model ketahanan mental nasional. Dengan kolaborasi yang menjembatani aparat, agama, dan sains, harapan muncul bahwa 30 kasus tahunan itu bukan takdir, tapi panggilan untuk bertindak. Seperti yang disinggung salah satu tokoh Hindu dalam diskusi, “Kehidupan adalah sungai; rintangan ada, tapi alirannya menuju samudra kedamaian.” Di Wonogiri, sungai itu kini mulai mengalir lebih deras, membawa pesan bahwa bantuan selalu ada—satu cerita, satu doa, satu peluang pada satu waktu.

Pewarta : Nandang Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Prabowo Subianto Mengagumi Park Chung Hee sebagai Model Industrialisasi: Pelajaran Integritas untuk Pembangunan Indonesia
Next: Sinergi TNI-Polri-Pemkab Wonogiri Sukses Tutup TMMD Tahap IV: Jalan Beton 1,48 Km dan Edukasi Masyarakat Jadi Legacy Pembangunan Desa

Related Stories

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik
2 min read

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp25 Juta

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri
2 min read

Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir
2 min read

Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.