Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Keuangan QRIS Ikut Disoroti Trump, Pemerintah RI dan BI Terbuka Untuk Bernegosiasi

Keuangan QRIS Ikut Disoroti Trump, Pemerintah RI dan BI Terbuka Untuk Bernegosiasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 bulan ago 5 min read
Pemerintah RI dan BI Terbuka Untuk Bernegosiasi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, Bank Indonesia terus berkoordinasi dengan delegasi Pemerintah RI mengenai isu QRIS yang dianggap sebagai salah satu hambatan oleh Pemerintah Amerika Serikat. Pelaku industri sistem pembayaran di Indonesia mengklaim, keberadaan QRIS tidak untuk menafikan aturan main internasional, tetapi mendorong perekonomian dan inklusi keuangan domestik.

Meski tengah disorot AS lantaran dianggap sebagai hambatan layanan, penggunaan QRIS terus meningkat dan turut menyumbang inklusi keuangan.

Hingga saat ini, proses antara delegasi RI yang dipimpin oleh Airlangga dengan pihak USTR masih berlangsung. Salah satu isu yang sedang dinegosiasikan oleh delegasi adalah perihal QRIS.

#Advestaiment RI_News

”Kita lagi proses (negosiasi), ya. (Diskusi dengan Kemenko Perekonomian) sudah dilakukan. Semua sudah ada di sana (Kemenko Perekonomian),” katanya ditemui di Jakarta, Senin (21/4/2025).

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyatakan, BI telah berkomunikasi dengan Menteri Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang saat ini berada di Washington DC untuk bernegosiasi dengan Pemerintah AS terkait pengenaan tarif impor resiprokal AS atas produk Indonesia.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Rabu (20/3/2024).

Sebelumnya, Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) menyoroti QRIS sebagai salah satu hambatan terkait layanan keuangan. Hal ini termuat dalam dokumen laporan tahunan Estimasi Perdagangan Nasional (National Trade Estimate/NTE) 2025 yang dirilis oleh USTR.

Laporan tahunan NTE 2025 juga menyoroti implementasi Peraturan BI Nomor 19 Tahun 2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Regulasi ini mewajibkan seluruh transaksi debit dan kredit ritel domestik diproses melalui peralihan lembaga GPN yang berlokasi di Indonesia dan berlisensi dari BI.

Laporan itu menuding, Peraturan BI Nomor 21 Tahun 2019 tentang Implementasi Standar Nasional Quick Response Code untuk Pembayaran minim melibatkan partisipasi dari perusahaan AS, termasuk penyedia pembayaran dan perbankan. Mereka mengklaim tidak diberi tahu seputar pembuatan regulasi tersebut dan tidak mendapat kesempatan menyampaikan pandangannya.

Hal serupa juga dirasakan oleh para pemangku kepentingan AS dalam konteks penerbitan Peraturan BI Nomor 22 Tahun 2020 tentang Sistem Pembayaran. Payung hukum dalam bentuk Blue Print Sistem Pembayaran (BSPI) 2025 itu, antara lain, mengatur mengenai batas kepemilikan asing dalam operator sistem pembayaran nonbank dan operator infrastruktur sistem pembayaran.

Kerja sama kami dengan negara lain memang sangat tergantung dari kesiapan setiap negara. Jadi, kami tidak membeda-bedakan. Kalau Amerika siap dan kita siap.

#Advestaiment RI_News

Kenapa tidak

Selain itu, kebijakan BI pada Mei 2023 lalu terkait kartu kredit pemerintah pusat dan daerah melalui GPN juga menjadi sorotan. Secara umum, perusahaan-perusahaan pembayaran AS khawatir kebijakan BI akan membatasi akses terhadap penggunaan opsi pembayaran elektronik AS.

Destry menjelaskan, kebijakan mengenai QRIS dan sistem pembayaran (fast payment) lainnya pada dasarnya berlandaskan kerja sama dengan negara lain. Dalam hal ini, BI selaku otoritas tidak membeda-bedakan mitranya.

Sebelumnya, misi diplomatik dalam rangka menegosiasikan tarif bea masuk impor tinggi yang diberlakukan oleh AS telah ditempuh oleh Pemerintah Indonesia. Delegasi RI yang dipimpin oleh Airlangga bertemu dengan pihak petinggi AS dalam pertemuan tingkat menteri di Washington DC, AS, Kamis (20/4/2025).

Airlangga menyebut, serangkaian pertemuan telah terjadwal dan akan berlangsung selama 60 hari ke depan dengan target menghasilkan perjanjian dagang bilateral. Dalam menjajaki proses negosiasi ini, delegasi turut berkoordinasi dengan otoritas keuangan dan moneter.

”Kami sudah berkoordinasi dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Bank Indonesia, terutama terkait dengan payment yang diminta oleh pihak Amerika,” katanya dalam konferensi pers virtual, Jumat (18/4/2025) pagi waktu Jakarta.

”Kerja sama kami dengan negara lain itu memang sangat tergantung dari kesiapan setiap negara. Jadi, kami tidak membeda-bedakan. Kalau Amerika siap, dan kita siap, kenapa tidak? Dan, sampai sekarang, kartu kredit yang selalu diributkan, Visa-mastercard, masih yang dominan. Jadi, itu enggak ada masalah,” ujarnya.

Tidak ada maksud

Industri sistem pembayaran terbuka dengan berbagai jenis pembayaran, termasuk berbasis kartu, karena semua akan kembali kepada pilihan masyarakat. Oleh sebab itu, asosiasi memercayakan sepenuhnya kepada delegasi Pemerintah RI di bawah Airlangga untuk bernegosiasi dengan AS.

”BI dan ASPI atau Indonesia tidak punya maksud untuk meninggalkan international principle. Saya pikir, kita mencari (inovasi digital) dalam konteks populasi Indonesia yang besar, bukan saja end customer, melainkan juga pebisnisnya, terutama UMKM yang lebih dari 97 persen itu mikro,” katanya saat dihubungi dari Jakarta.

Dihubungi terpisah, Ketua Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso Liem mengatakan, QRIS sebagai inovasi sistem pembayaran digital merupakan bagian dari perkembangan teknologi. Kendati demikian, penggunaannya di Indonesia sama sekali tidak bermaksud untuk menafikan aturan main internasional (international principles).

Ketua Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia Santoso Liem memberi keterangan kepada awak media, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (2/8/2024).

Baca juga : Seputar Profile First Resources Limited – Akuisisi PT. Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT)

Ia menegaskan, inovasi QRIS dalam sistem pembayaran bertujuan untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong inklusi masyarakat. Dengan adanya QRIS, transaksi pembayaran diharapkan dapat berjalan lancar dan terjangkau bagi masyarakat.

Sebelum adanya QRIS, transaksi pembayaran berbasis kartu lebih banyak mengandalkan mesin electronic data capture (EDC) yang notabene membutuhkan biaya investasi dengan jumlah yang relatif terbatas. Di sisi lain, transaksi pembayaran QRIS pun relatif lebih efisien dan dapat menjangkau sejumlah wilayah Indonesia.

Mengutip data BSPI 2030, QRIS sebagai alat transaksi sistem pembayaran hingga Juni 2024 telah digunakan oleh 32,7 juta merchant dan 50,5 juta pengguna atau tumbuh 160,8 persen secara tahunan. Dalam empat tahun, penggunaan QRIS juga diklaim telah mengakselerasi tingkat inklusi keuangan RI, dari 59,7 persen pada 2019 menjadi 88,7 persen pada 2024.

Secara debet kebanyakan sudah diganti juga menggunakan QR, karena sekarang debet dengan kartu itu makin turun terus. Jadi, intinya, trennya itu, kan, akhirnya pelanggan bebas memilih yang mana untuk sistem pembayaran.

Selain itu, QRIS tidak hanya berlaku dalam sistem pembayaran domestik, tetapi juga antarnegara atau dikenal dengan QRIS cross border. Sistem pembayaran yang diintegrasikan dengan transaksi mata uang lokal (local currency transaction/LCT) ini telah berlaku dengan Malaysia, Thailand, dan Singapura, serta akan menjajaki kerja sama dengan Korea, India, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

#Advestaiment RI_News

Menurut Santoso, inovasi sistem pembayaran yang dihadirkan melalui QRIS telah membantu para pelaku usaha mengakses sistem pembayaran lokal lantaran lebih murah dan efisien. Selain itu, QRIS memiliki kelebihan tersendiri, yakni bersifat interoperabilitas alias memungkinkan berbagai aplikasi pembayaran digital bekerja sama dalam QR yang sama.

”Secara debet memang kebanyakan sudah diganti juga menggunakan QR karena sekarang debet dengan kartu itu makin turun terus. Jadi, intinya, trennya itu, kan, akhirnya pelanggan bebas memilih yang mana untuk sistem pembayaran,” ujarnya.

Berdasarkan data BI, pembayaran digital tumbuh 35,3 persen secara tahunan menjadi 3,5 miliar transaksi pada Februari 2025. Ini salah satunya disumbang oleh pertumbuhan volume transaksi pembayaran QRIS yang tumbuh 170,1 persen secara tahunan, didukung peningkatan jumlah pengguna dan merchant.

Sementara itu, volume transaksi penggunaan kartu debet dan ATM per Januari 2025 turun 3,09 persen menjadi 564.959 kali transaksi. Adapun volume transaksi kartu pada periode yang sama tumbuh 15,89 persen secara tahunan menjadi 41.833 kali transaksi.

Pewarta : Yudha Purnama

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Seputar Profile First Resources Limited – Akuisisi PT. Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT)
Next: Kemenag Mendorong Pengembangan Wakaf Hutan

Related Stories

Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
3 min read

Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul
2 min read

Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Legislator Pontianak Dukung Penuh Skema Buy The Service untuk Transformasi Transportasi Publik
2 min read

Legislator Pontianak Dukung Penuh Skema Buy The Service untuk Transformasi Transportasi Publik

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.