Skip to content
06/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Hiburan
  • Kembalinya Sihir Penipuan: “Now You See Me: Now You Don’t” Kuasai Box Office, Tantang Dominasi Franchise Global

Kembalinya Sihir Penipuan: “Now You See Me: Now You Don’t” Kuasai Box Office, Tantang Dominasi Franchise Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 min read
Kembalinya Sihir Penipuan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 16 November 2025 – Dalam sebuah kebangkitan yang penuh kejutan, film “Now You See Me: Now You Don’t” berhasil memimpin perolehan box office akhir pekan ini, mengalahkan dua rilis baru yang ambisius, yakni adaptasi dystopian “The Running Man” dan thriller horor “Keeper”. Kesuksesan ini tidak hanya menandai kembalinya waralaba sulap-heist Lionsgate setelah hampir satu dekade, tetapi juga menyoroti ketahanan formula hiburan massal di tengah lanskap perfilman yang semakin terfragmentasi.

Dengan pendapatan harian sebesar 8,4 juta dolar AS (setara sekitar Rp 130 miliar) pada Jumat kemarin dari pemutaran di 3.403 layar bioskop, film yang disutradarai Ruben Fleischer ini diproyeksikan meraih total 21 hingga 24 juta dolar AS selama tiga hari pertama tayangnya. Angka tersebut hampir menyamai pembukaan sekuel kedua pada 2016 yang mencapai 22 juta dolar AS, meskipun konteks pasar kini telah bergeser akibat dominasi streaming dan penurunan kunjungan bioskop pasca-pandemi. “The Running Man”, reboot bergengsi dari novel Stephen King yang dipimpin Glen Powell dan disutradarai Edgar Wright, tertinggal di posisi kedua dengan estimasi 16 hingga 20 juta dolar AS, sementara “Keeper” karya Osgood Perkins hanya meraup sekitar 2,6 juta dolar AS, menandai kegagalan komersial bagi genre horor indie yang sedang lesu.

Secara finansial, investasi Lionsgate sebesar lebih dari 90 juta dolar AS untuk menghidupkan kembali seri ini tampak terbayar, meskipun studio ini dikenal dengan strategi penjualan hak distribusi internasional untuk meminimalkan risiko domestik. Kedua film sebelumnya, “Now You See Me” (2013) dan sekuelnya, meraup lebih dari 600 juta dolar AS secara global, dengan porsi terbesar berasal dari pasar luar negeri seperti China dan Eropa. Pendekatan ini, meski mengorbankan potensi keuntungan jangka panjang, memungkinkan Lionsgate fokus pada efisiensi, sebuah model bisnis yang semakin relevan di era ketidakpastian ekonomi perfilman.

Dari sisi penerimaan, “Now You See Me: Now You Don’t” menawarkan narasi yang lebih matang dalam trilogi ini. Meskipun mendapat ulasan kritis yang medioker—dengan skor agregat sekitar 55% di situs review utama—film ini justru dipuji sebagai entri terbaik dalam seri berkat penekanan pada dinamika ensemble dan elemen meta tentang ilusi digital di era AI. Kuartet ikonik Jesse Eisenberg (sebagai J. Daniel Atlas), Woody Harrelson (Merritt McKinney), Isla Fisher (Henley Reeves), dan Dave Franco (Jack Wilder) kembali beraksi sebagai “Four Horsemen”, kali ini bergabung dengan trio ilusionis baru: Justice Smith, Dominic Sessa, dan Ariana Greenblatt, yang membawa energi segar ke dalam plot tentang penipuan korporat raksasa. Fleischer, dikenal lewat aksi lincah seperti “Venom”, menyuntikkan ritme cepat yang membuat penonton terpikat, meskipun beberapa kritikus menyoroti plot twist yang terlalu rumit sebagai kelemahan.

Baca juga : Pemkab Sumedang Hidupkan Kembali Geotheater Rancakalong sebagai Pusat Budaya Sunda Melalui Ekosistem Budaya Kasumedang

Penonton, di sisi lain, tampak lebih antusias. Survei pasca-tayang memberikan nilai B+ dari ribuan responden, meskipun lebih rendah dibandingkan A- pada dua film awal. Respons positif ini mencerminkan daya tarik waralaba sebagai hiburan keluarga dengan rating PG-13, yang menggabungkan aksi, humor, dan pesan sosial tentang keadilan redistributif—mirip Robin Hood modern yang menggunakan sihir untuk merampok yang kaya. Di tengah kompetisi ketat, di mana “The Running Man” gagal memanfaatkan hype Glen Powell pasca-“Twisters” karena ulasan campur tentang adaptasinya yang terlalu bergantung pada nostalgia, dan “Keeper” yang terpuruk akibat pacing lambat serta elemen horor yang kurang inovatif, keberhasilan “Now You See Me” menegaskan bahwa formula familiar masih unggul di box office.

Fenomena ini juga membuka diskusi lebih luas tentang masa depan franchise Hollywood. Dengan pengumuman Lionsgate soal sekuel keempat di CinemaCon April lalu, waralaba ini berpotensi melampaui 1 miliar dolar AS kumulatif, sejalan dengan tren seperti “Fast & Furious” atau “Mission: Impossible”. Namun, tantangannya adalah menjaga relevansi di era konten pendek dan VR, di mana ilusi tradisional harus berevolusi menjadi pengalaman imersif. Seperti tipuan sulap dalam filmnya, kesuksesan “Now You See Me: Now You Don’t” mengingatkan bahwa di balik gemerlap layar lebar, yang terpenting adalah membuat penonton percaya—dan kembali lagi.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemkab Sumedang Hidupkan Kembali Geotheater Rancakalong sebagai Pusat Budaya Sunda Melalui Ekosistem Budaya Kasumedang
Next: Komdigi Serukan Pengawasan Kolektif terhadap Risiko Digital Anak dan Remaja

Related Stories

Sidney Prescott Kembali
3 min read

Movie Review Scream 7: Sidney Prescott Kembali, Tapi Apakah Hantu Masa Lalu Masih Menakutkan?

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Netflix Resmi Jadi Distributor Film Live-Action Gundam Pertama dari Legendary Entertainment
2 min read

Netflix Resmi Jadi Distributor Film Live-Action Gundam Pertama dari Legendary Entertainment

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago 0
Jason Statham Kembali dengan Aksi Intens di Pulau Terpencil
3 min read

Jason Statham Kembali dengan Aksi Intens di Pulau Terpencil: ‘Shelter’ Hadirkan Kisah Pengkhianatan dan Perlindungan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Pengorbanan di Tengah Gejolak Timur Tengah: Kisah Enam Prajurit AS yang Gugur di Kuwait
  • Honduras di Ambang Pergeseran Diplomatik: Janji Ekonomi China yang Pupus dan Bayang-bayang Pengaruh AS
  • Ukraina Jadi Penyelamat Timur Tengah dari Serangan Drone Murah Iran: Pelajaran dari Medan Perang Rusia
  • Konflik Timur Tengah Memasuki Hari Keenam: AS dan Israel Intensifkan Serangan, Iran Balas dengan Serangan Rudal Meluas
  • Sengketa Lahan Bersejarah Sat Lantas Polres Kebumen: Proses Sertifikasi Ditunda, Mediasi Jadi Opsi Utama
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.