RI News Portal. Jakarta, 3 Januari 2026 – Gelombang antusiasme K-pop kembali menyapu Indonesia dengan pengumuman resmi tur dunia MONSTA X bertajuk “THE X: NEXUS” yang akan singgah di Jakarta. Grup idola asal Korea Selatan ini dijadwalkan tampil pada 18 April 2026 pukul 19.00 WIB, menyuguhkan pertunjukan energik yang diharapkan memperkuat hubungan antara industri hiburan Korea dan penggemar setia di Tanah Air. Pengumuman ini datang dari promotor Litxperience.id pada akhir Desember lalu, menandai momen penting bagi komunitas penggemar yang dikenal sebagai MONBEBE.
Kedatangan MONSTA X kali ini bukan sekadar konser biasa, melainkan representasi evolusi grup yang telah melewati berbagai fase karir, termasuk tantangan wajib militer yang menjadi bagian integral dari kehidupan artis pria Korea Selatan. Hanya lima anggota—Shownu, Minhyuk, Kihyun, Hyungwon, dan Joohoney—yang akan naik panggung di The Kasablanka Hall, Jakarta Selatan. Absennya I.M, anggota termuda, disebabkan oleh persiapan wajib militernya yang sedang dalam tahap penjadwalan. Meski demikian, semangat kolektif para anggota tersisa tetap tinggi, seperti yang diungkapkan oleh perwakilan promotor, yang menekankan komitmen grup untuk memberikan pengalaman tak terlupakan bagi penonton.
Ini merupakan kunjungan kedua MONSTA X ke Indonesia sejak penampilan mereka pada 2019, periode di mana K-pop mulai mengukuhkan posisinya sebagai fenomena budaya global di Asia Tenggara. Konser mendatang ini diharapkan menjadi jembatan bagi pertukaran budaya, di mana elemen musik hip-hop, R&B, dan EDM yang menjadi ciri khas MONSTA X bertemu dengan keragaman audiens Indonesia. Para analis budaya populer mencatat bahwa acara semacam ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mendorong diskusi tentang identitas globalisasi, di mana pengaruh Korea Selatan terhadap tren musik dan gaya hidup muda semakin mendalam di masyarakat urban seperti Jakarta.

MONSTA X, yang debut pada 14 Mei 2015 di bawah bendera Starship Entertainment, pertama kali menarik perhatian dunia lewat album “Trespass” yang menampilkan konsep kuat dan dinamis. Sepanjang dekade karirnya, grup ini telah merilis karya-karya ikonik seperti “DRAMARAMA” dan “Love Killa”, yang dikenal karena intensitas lirik dan koreografi bertenaga. Menyambut ulang tahun kesepuluh, mereka baru-baru ini meluncurkan proyek spesial “NOW PROJECT vol.1”, sebuah rekaman ulang lagu-lagu lama dengan aransemen segar yang melibatkan keenam anggota asli. Inisiatif ini mencerminkan ketahanan grup di tengah jeda aktivitas akibat kewajiban militer; kelima anggota senior telah menyelesaikan tugas nasional mereka, meninggalkan I.M sebagai satu-satunya yang masih dalam proses.
Promotor menjanjikan pembaruan segera terkait harga tiket dan tata letak tempat duduk, sambil mendorong penggemar untuk mengikuti saluran resmi mereka guna menghindari informasi palsu yang sering beredar di era digital. Konser ini diprediksi akan menarik ribuan penonton, mengingat basis penggemar MONSTA X di Indonesia yang terus berkembang sejak debut mereka. Bagi MONBEBE, acara ini bukan hanya hiburan, melainkan perayaan komunitas yang telah bertahan melalui berbagai tantangan, termasuk pandemi dan perubahan formasi sementara.
Baca juga : Pengamanan Ketat di Pantai Wonogiri: Komitmen Keamanan Libur Tahun Baru
Dalam konteks lebih luas, tur “THE X: NEXUS” menyoroti dinamika industri K-pop yang semakin adaptif terhadap pasar internasional. Indonesia, sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan penggemar K-pop tercepat di Asia, menjadi panggung strategis bagi artis seperti MONSTA X untuk memperluas pengaruh mereka. Para pakar hiburan berpendapat bahwa konser semacam ini berkontribusi pada ekonomi kreatif lokal, mulai dari peningkatan pariwisata hingga peluang kolaborasi antarnegara. Meski demikian, tantangan seperti aksesibilitas tiket dan keamanan tetap menjadi isu yang perlu diawasi oleh penyelenggara.
Sementara penggemar menanti detail lebih lanjut, antisipasi terhadap penampilan MONSTA X di Jakarta terus membara, menjanjikan malam yang penuh energi dan koneksi emosional. Ini adalah bukti bahwa musik tidak mengenal batas, dan K-pop terus menjadi katalisator bagi pertukaran budaya di era globalisasi.
Pewarta : Vie

