RI News. Yogyakarta – Komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh Korem 072/Pamungkas. Pada Selasa (31/3/2026), satuan ini menggelar panen ikan lele hasil budidaya di Kolam Timoho yang kemudian langsung disalurkan kepada prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan korem.
Kegiatan panen ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud konkret dari program pembinaan teritorial (Binter) yang mengintegrasikan aspek ketahanan pangan dengan kesejahteraan anggota satuan. Seluruh hasil panen ikan lele dibagikan secara langsung kepada prajurit guna membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga mereka di tengah dinamika kehidupan prajurit yang sering kali menuntut kesiapan tinggi.
Penyerahan hasil panen dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 072/Pamungkas PD IV/Diponegoro, Ny. Syahfitri Bambang Sujarwo, beserta pengurus Persit.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Bambang Sujarwo menegaskan bahwa budidaya ikan lele merupakan salah satu bentuk upaya mendorong kemandirian satuan sekaligus mendukung program ketahanan pangan di wilayahnya.
“Semoga hasil panen ikan lele kali ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh prajurit dan keluarganya. Kami juga berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang ada di lingkungannya,” ujar Danrem 072/Pamungkas.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para prajurit. Selain memberikan kontribusi langsung terhadap pemenuhan kebutuhan konsumsi sehari-hari, pembagian ikan lele juga dinilai menjadi motivasi tambahan bagi anggota untuk mengembangkan program budidaya serupa secara mandiri di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Melalui aksi nyata seperti ini, Korem 072/Pamungkas tidak hanya memperkuat ketahanan pangan internal satuan, tetapi juga menunjukkan peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional dari tingkat teritorial. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi satuan-satuan lain maupun masyarakat sipil dalam memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan.
Pewarta: Lee Anno

