RI News, Pesisir Selatan – Selasa, 13 Oktober 2026. Kondisi Jembatan Gantung Kampung Tanjung Medan, Nagari Muaro Sakai, Kecamatan Pancung Soal Inderapura, kian mengkhawatirkan dan nyaris menelan korban jiwa. Jembatan ini merupakan satu-satunya akses penghubung bagi masyarakat Kecamatan Air Pura dan Kecamatan Pancung Soal Inderapura, sehingga kerusakannya berdampak langsung pada denyut aktivitas warga di dua wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, seorang siswa Sekolah Dasar (SD) baru-baru ini terancam bahaya saat melintas dengan sepeda motor di atas jembatan tersebut. Peristiwa itu menjadi peringatan serius bahwa tingkat keamanan jembatan telah berada pada titik rawan. Insiden yang melibatkan anak usia sekolah ini menegaskan bahwa kelompok rentan, terutama pelajar, menjadi pihak yang paling terdampak ketika infrastruktur dasar tidak lagi memenuhi standar keselamatan.
Warga secara tegas menyatakan bahwa jembatan gantung tersebut sudah tidak layak digunakan. Masyarakat menekankan bahwa jembatan ini melayani mobilitas tinggi karena menghubungkan dua kecamatan, sementara kondisinya yang rusak dinilai sudah tidak memadai dan sangat membahayakan nyawa penggunanya. Setiap hari jembatan dilintasi pelajar, pedagang, petani, hingga pengendara roda dua, sehingga risiko kecelakaan terus mengintai.

Dalam perspektif tata kelola infrastruktur publik, jembatan penghubung antarwilayah yang tidak memiliki jalur alternatif semestinya masuk dalam skala prioritas pemeliharaan dan penanganan. Ketiadaan akses pengganti membuat warga tidak memiliki pilihan lain selain tetap melintas, meskipun menyadari bahaya yang dihadapi. Kondisi ini menempatkan keselamatan publik sebagai taruhan atas keterlambatan penanganan.
“Kami meminta pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan Dinas Pekerjaan Umum untuk segera menindaklanjuti kondisi jembatan ini. Jika tidak segera ditangani dengan tepat dan menyeluruh, kami tegaskan: jembatan ini suatu saat akan menelan korban jiwa yang sebenarnya. Jangan menunggu nyawa yang menjadi taruhannya,” demikian pernyataan bersama warga dari kedua kecamatan.
Baca juga : Satbinmas Polres Melawi Gencarkan Edukasi Dini, Ajak Warga Tinggalkan Kebiasaan Membakar Lahan
Masyarakat pun menuntut peninjauan segera di lapangan serta perencanaan pembangunan jembatan permanen yang aman. Langkah tersebut dinilai penting demi menjamin keselamatan publik sekaligus kelancaran akses antarkecamatan yang menjadi urat nadi kehidupan sosial dan ekonomi warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menanti respons dan langkah konkret dari pemerintah daerah maupun instansi teknis terkait.
Pewarta: Sami S
Tagline: #JembatanGantung, #PesisirSelatan, #TanjungMedan, #MuaroSakai, #PancungSoalInderapura, #AirPura, #KeselamatanPublik, #InfrastrukturDaerah,
