Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Jawa Timur Pionir Integrasi Layanan Karantina Terpadu: Langkah Strategis Tingkatkan Efisiensi dan Daya Saing Ekspor

Jawa Timur Pionir Integrasi Layanan Karantina Terpadu: Langkah Strategis Tingkatkan Efisiensi dan Daya Saing Ekspor

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 2 min read
Jawa Timur Pionir Integrasi Layanan Karantina Terpadu
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Surabaya, 4 Juli 2025 — Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menjalin kerja sama dengan Badan Karantina Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) untuk pembentukan instalasi karantina terpadu. Kolaborasi ini menegaskan posisi Jawa Timur sebagai provinsi pertama di Indonesia yang mengintegrasikan layanan karantina ikan, hewan, dan tumbuhan dalam satu kawasan terpadu.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan bahwa keberadaan sistem karantina terpadu ini diharapkan mampu mempercepat dan menyederhanakan proses ekspor-impor. “Harapannya akan lebih efisien karena eksportir dan importir tidak harus ke kantor atau meja berbeda. Insya Allah ini akan lebih terpadu dan terintegrasi,” ungkap Khofifah dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa pembangunan instalasi terpadu akan berlokasi di kawasan Puspa Agro, Kabupaten Sidoarjo, memanfaatkan infrastruktur laboratorium karantina ikan yang sudah berjalan sebelumnya. Penyempurnaan integrasi, khususnya dengan sistem bea cukai dan prosedur karantina lain, menjadi fokus agar instalasi ini segera beroperasi secara penuh. “Labnya sudah ada di Puspa Agro, mudah-mudahan ini akan meningkatkan daya saing produk kita,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Indonesia, Dr. Sahat Manaor Panggabean, menyambut positif langkah sinergis ini. Menurutnya, MoU tersebut adalah langkah awal pembangunan model baru pelayanan karantina nasional yang memudahkan seluruh pemangku kepentingan. “Semua isu, baik karantina maupun bea cukai, bisa diselesaikan di satu tempat,” kata Sahat.

Sahat juga menekankan bahwa sistem karantina terpadu ini akan dikoneksikan dengan sistem negara mitra dagang, sehingga dokumen dan data asal-usul barang dapat dipantau secara transparan dan real-time. “Ini akan menunjukkan bahwa Indonesia bisa sejajar dengan negara lain. Sistemnya akan terkoneksi secara internasional,” tegasnya.

Selain meningkatkan efisiensi, model integrasi ini dinilai menjadi wujud konkret sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong reformasi birokrasi di sektor perdagangan. “Selama ini kita mencari-cari bentuk, tapi sekarang sudah ada, tinggal disempurnakan,” imbuh Sahat.

Baca juga : Penerbangan Perdana Semarang–Karimunjawa Diresmikan: Momentum Penguatan Konektivitas Pariwisata dan Ekonomi Kawasan

Pemerintah menargetkan instalasi karantina terpadu Jawa Timur mulai berjalan penuh pada tahun 2025. Adapun layanan karantina ikan sudah beroperasi, sementara integrasi untuk layanan hewan dan tumbuhan terus disempurnakan. “Yang untuk ikan sudah jalan, tinggal integrasi keseluruhannya. Saya pikir tahun ini sudah pasti running,” tutur Sahat menegaskan.

Pembentukan instalasi karantina terpadu di Jawa Timur mencerminkan paradigma baru tata kelola layanan publik berbasis integrasi, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi. Dari perspektif kebijakan publik, pendekatan ini menitikberatkan pada one stop service, yang tidak hanya memangkas waktu dan biaya, tetapi juga meningkatkan kepastian hukum serta kepatuhan pelaku usaha.

Lebih jauh, konektivitas sistem dengan negara mitra dagang juga menunjukkan transformasi digital yang progresif, mendukung cita-cita Indonesia untuk beradaptasi dengan standar perdagangan internasional. Dengan demikian, Jawa Timur berpotensi menjadi role model nasional, mendorong provinsi lain mereplikasi inisiatif serupa demi memperkuat ketahanan dan daya saing produk ekspor Indonesia di pasar global.

Pewarta : Abd. Rohim Ghofar

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penerbangan Perdana Semarang–Karimunjawa Diresmikan: Momentum Penguatan Konektivitas Pariwisata dan Ekonomi Kawasan
Next: Tingkat Kriminalitas di Pandeglang: 94 SPDP Masuk Kejari Sepanjang Semester Pertama 2025

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.