RI News Portal. Jakarta, 26 Desember 2025 – Industri perfilman Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran sekuel film komedi keluarga yang dinanti, Modual Nekad, disutradarai oleh Imam Darto. Film ini, yang merupakan lanjutan dari debut penyutradaraannya pada Modal Nekad (2024), dijadwalkan tayang serentak di bioskop nasional mulai 31 Desember 2025. Produksi bersama antara Starvision dan Pabrik Cerita ini menjanjikan pengalaman hiburan yang lebih intens, menggabungkan tawa lepas dengan elemen aksi dan refleksi mendalam tentang ikatan keluarga.
Kesuksesan Modal Nekad yang mencatat lebih dari 865 ribu penonton menjadi fondasi kuat bagi sekuel ini. Imam Darto, yang kembali menjabat sebagai sutradara sekaligus penulis naskah, mengakui adanya tekanan untuk melampaui pencapaian sebelumnya. “Kerja sama dengan Starvision selalu memberikan ruang kreatif yang luas. Kepercayaan dari Chand Parwez Servia untuk menggarap proyek ini lagi benar-benar memotivasi,” ungkap Darto dalam pernyataannya baru-baru ini.
Salah satu sorotan utama adalah penguatan elemen aksi. Darto mengungkapkan pengalamannya di film pertama sempat membuatnya ragu. “Awalnya saya sudah kapok menggarap adegan aksi karena tantangannya besar. Namun, proses itu ternyata menyenangkan, sehingga di sekuel ini saya justru menambahkan porsi aksi yang lebih banyak dan dinamis,” katanya. Pendekatan ini diharapkan memperkaya dinamika cerita tanpa mengorbankan esensi komedi yang menjadi ciri khasnya.

Produser Chand Parwez Servia menekankan positioning film sebagai hiburan akhir tahun yang relevan. “Di tengah hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari, Modual Nekad hadir sebagai pelepas penat. Ceritanya tidak hanya menghadirkan tawa, tapi juga mengajak penonton merefleksikan hubungan antar saudara dan pembentukan keluarga baru,” ujar Servia di Jakarta pada 23 Desember 2025. Film ini diproyeksikan menjadi pilihan utama keluarga Indonesia untuk merayakan pergantian tahun.
Sinopsis Modual Nekad mengikuti kelanjutan petualangan tiga bersaudara: Saipul, Jamal, dan Marwan. Upaya Marwan menyelamatkan rumah warisan keluarga justru membawa mereka ke dalam konflik berbahaya melawan figur jaksa korup dan pengusaha manipulatif yang kejam. Untuk bertahan, ketiganya harus mengandalkan keberanian yang melampaui sekadar “nekad” biasa. Elemen ini menjanjikan ketegangan yang lebih tinggi dibandingkan prekuel, di mana fokus awal lebih pada petualangan pencarian cuan yang absurd.
Baca juga : Polemik Laporan Tahunan AS tentang Modernisasi Militer China: Respons Tajam dari Beijing
Kekuatan aktor utama tetap menjadi andalan. Gading Marten, Tarra Budiman, dan Fatih Unru kembali memerankan trio saudara tersebut, didukung oleh pemain pendukung lintas generasi yang memperkaya nuansa komedi, aksi, dan emosi. “Sekuel ini menyuguhkan cerita segar dengan transformasi karakter yang signifikan. Ansambel pemainnya benar-benar luar biasa, menghadirkan energi ‘dar der dor’ yang tak terduga,” komentar Gading Marten. Kehadiran wajah-wajah familiar dari film pertama, ditambah talenta baru, diyakini akan memperkuat daya tarik bagi penonton setia maupun audiens baru.
Dengan pendekatan yang lebih ambisius, Modual Nekad tidak hanya bertujuan menghibur, tapi juga merepresentasikan evolusi genre komedi keluarga di Indonesia. Di saat banyak produksi mengandalkan formula konvensional, sekuel ini berani mengeksplorasi lapisan emosional yang lebih dalam sambil mempertahankan humor yang relatable. Bagi penonton yang mencari tontonan ringan namun bermakna di libur akhir tahun, film ini patut diantisipasi sebagai salah satu highlight perfilman nasional 2025-2026.
Pewarta : Vie

