Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Gagalnya Diplomasi: Israel Perketat Serangan, Hamas Tolak Gencatan Senjata

Gagalnya Diplomasi: Israel Perketat Serangan, Hamas Tolak Gencatan Senjata

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 3 min read
Hamas Tolak Gencatan Senjata
Silahkan bagikan ke media anda ...

“Serangan yang menyebabkan korban sipil dalam jumlah besar, terutama anak-anak, berpotensi melanggar hukum humaniter internasional. Semua pihak, termasuk Israel dan Hamas, wajib mematuhi prinsip proporsionalitas dan perlindungan terhadap warga sipil,”

RI News Portal. Yerusalem 17 Mei 2025 — Israel melancarkan operasi militer besar-besaran di Jalur Gaza untuk menekan Hamas agar membebaskan para sandera yang tersisa. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, pada Sabtu (tanggal belum disebut), setelah serangkaian serangan intensif yang menewaskan ratusan orang di wilayah tersebut.

Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, menyatakan bahwa Operasi Gideon’s Chariots dipimpin oleh militer Israel dengan “kekuatan besar” dan fokus utama adalah menghancurkan struktur kekuatan Hamas.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebelumnya telah berjanji untuk meningkatkan tekanan terhadap Hamas guna memaksakan pembebasan para sandera dan melemahkan kendali kelompok militan itu atas Gaza, yang telah berlangsung hampir dua dekade.

Operasi ini dimulai setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ke kawasan Timur Tengah tanpa singgah di Israel. Banyak pihak berharap kunjungan tersebut dapat membuka jalan bagi kesepakatan gencatan senjata atau dimulainya kembali pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza, yang telah diblokade Israel selama lebih dari dua bulan.

Namun, perundingan antara Israel dan Hamas yang berlangsung di Doha, Qatar, hingga kini belum menunjukkan kemajuan. Hamas sebelumnya telah membebaskan satu sandera berdarah campuran Israel-Amerika sebagai isyarat niat baik menjelang kunjungan Presiden Trump. Meski begitu, Hamas bersikeras bahwa perjanjian damai harus mencakup penghentian penuh perang — sebuah tuntutan yang hingga kini ditolak oleh Israel.

Melalui sebuah pernyataan di platform X (sebelumnya Twitter), militer Israel pada Sabtu menyampaikan bahwa serangan terhadap Hamas diintensifkan, dan mereka akan terus memberikan “tekanan luar biasa” hingga semua sandera dibebaskan dan Hamas dibubarkan.

Dari sejumlah sandera yang masih ditahan di Gaza, pemerintah Israel meyakini bahwa sekitar 23 orang masih hidup. Namun, ada kekhawatiran terhadap nasib tiga orang di antaranya.

Baca juga : Zelenskyy Kecam Serangan Drone Rusia: ‘Pembunuhan Warga Sipil yang Disengaja’

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa lebih dari 150 orang tewas dalam 24 jam terakhir akibat serangan Israel. Sejak pelanggaran gencatan senjata pada 18 Maret lalu, korban tewas telah melebihi 3.000 jiwa.

Pada Sabtu sore, serangan udara Israel menghantam sebuah rumah di kamp pengungsi Jabaliya dan menewaskan sedikitnya empat anak, menurut keterangan Rumah Sakit Al-Awda. Tujuh orang lainnya mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.

Kondisi di Gaza semakin memburuk memasuki bulan ketiga blokade penuh oleh Israel. Wilayah tersebut kini kekurangan makanan, air, bahan bakar, dan kebutuhan pokok lainnya. Para ahli keamanan pangan memperingatkan bahwa kelaparan masif akan terjadi jika blokade tidak segera dicabut.

Warga Palestina berjuang mendapatkan sumbangan makanan di dapur umum di Khan Younis, Jalur Gaza, Jumat, 16 Mei 2025.

Pekan ini, sebuah organisasi kemanusiaan baru yang didukung pemerintah AS, yakni Yayasan Kemanusiaan Gaza, mengumumkan rencananya untuk mulai menyalurkan bantuan sebelum akhir bulan ini. Organisasi tersebut melibatkan sejumlah veteran militer AS, mantan pejabat kemanusiaan, dan kontraktor keamanan sebagai pemimpin operasi bantuan.

Namun, banyak organisasi kemanusiaan — termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) — menyatakan tidak akan terlibat dalam inisiatif tersebut. Mereka menilai sistem penyaluran bantuan ini tidak sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan tidak mampu menjangkau kebutuhan mendasar warga sipil di Gaza.

Dalam pernyataannya pada Jumat, Kepala Kemanusiaan PBB Tom Fletcher menegaskan bahwa PBB memiliki personel yang siap mengirim bantuan dengan prinsip dasar yang “tidak bisa ditawar”. Ia menyerukan agar pengiriman bantuan dilakukan secara cepat, aman, dan tanpa hambatan bagi masyarakat sipil.

Perang di Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023, saat militan Hamas dan sekutunya melancarkan serangan ke wilayah selatan Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik 251 lainnya. Sebagai balasan, serangan militer Israel telah menewaskan lebih dari 53.000 warga Palestina — banyak di antaranya adalah perempuan dan anak-anak — menurut data dari Kementerian Kesehatan Gaza, yang tidak membedakan antara korban sipil dan kombatan.

Pewarta : Setiawan S.Th

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Zelenskyy Kecam Serangan Drone Rusia: ‘Pembunuhan Warga Sipil yang Disengaja’
Next: Urgensi Reformasi Sistem Jaminan Sosial: Indonesia Tegaskan Komitmen dalam Forum ICSWSS

Related Stories

Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump
3 min read

Bentrokan Protes Imigrasi di Minneapolis: Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan
3 min read

Ketegangan Iran-AS: Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia
3 min read

Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.