RI News. Wonogiri – Forum Kesehatan Jiwa (Keswa) Desa Gunungsari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, menerima laporan dari warga Desa Ngadipiro, Kecamatan Nguntoronadi, mengenai keberadaan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang telah tinggal sendirian di gubuk lereng gunung Dusun Dungwot, Desa Ngadipiro, selama sekitar empat tahun.
Penyandang ODGJ tersebut masih merupakan warga setempat dengan identitas kependudukan yang jelas. Namun, keluarga intinya telah tiada, sehingga hanya tersisa kakak ipar yang kondisi ekonominya juga terbatas dan kurang mampu.
Salah seorang warga Dusun Dungwot menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Akhirnya, pada Jumat (13/2/2026), ia menghubungi Forum Keswa Desa Gunungsari yang diketuai oleh Kariman untuk meminta bantuan mendatangi lokasi dan menangani ODGJ tersebut, termasuk upaya rehabilitasi atau pengobatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Kariman, selain aktif sebagai relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT), juga menjabat sebagai Ketua Forum Kesehatan Jiwa (Keswa) di Kecamatan Jatisrono, khususnya di Desa Gunungsari. Ia menangani kasus ini hingga tahap rujukan dengan melibatkan berbagai pihak, antara lain Kepala Desa Sudiyono, Puskesmas setempat, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Forkopimcam, serta Dinas Sosial Kabupaten Wonogiri.
Sebagai Ketua Forum Keswa yang menginduk pada Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Desa Gunungsari, Kariman bersama tim langsung mendatangi lokasi keberadaan ODGJ di Desa Ngadipiro. Mereka dipandu oleh warga setempat. Melihat kondisi fisik ODGJ yang memprihatinkan—dengan rambut gimbal dan keadaan tubuh yang kurang terawat—Kariman segera meminta perangkat desa setempat untuk memastikan identitas dan data kependudukan agar proses rehabilitasi serta pengobatan di RSJ dapat segera dilakukan.
Kariman rutin menangani kasus ODGJ, baik dari wilayah lokal maupun luar daerah yang meminta bantuan rujukan ke RSJ. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara tenaga kesehatan, relawan, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat sangat penting untuk menangani permasalahan kesehatan jiwa secara komprehensif dan berkelanjutan.
Pewarta: Nandar Suyadi

