RI News Portal. Madrid – Penyerang utama Real Madrid, Kylian Mbappé, telah didiagnosis mengalami cedera sprain pada lutut kiri, yang berpotensi membuatnya absen selama beberapa pekan ke depan. Pengumuman ini disampaikan melalui pernyataan resmi klub pada 31 Desember 2025, menyusul hasil pemeriksaan medis yang menunjukkan adanya masalah pada ligamen lateral lutut kiri sang pemain.
Cedera ini bermula dari ketidaknyamanan yang dirasakan Mbappé sejak beberapa pekan terakhir, meskipun ia tetap bertahan bermain di sejumlah pertandingan krusial akhir 2025. Meski sempat absen pada satu laga Liga Champions kontra Manchester City akibat masalah serupa, Mbappé berhasil kembali dan menutup tahun dengan performa gemilang, menyumbang empat gol dalam tiga pertandingan terakhir. Kontribusi tersebut membawanya menyamai rekor klub yang dipegang Cristiano Ronaldo, dengan total 59 gol sepanjang tahun kalender 2025.
Absennya Mbappé datang di saat yang kurang ideal bagi Real Madrid, yang sedang berjuang mempertahankan posisi kompetitif di La Liga—di mana mereka tertinggal beberapa poin dari pemuncak klasemen—serta mempersiapkan diri untuk kompetisi lain. Estimasi pemulihan sekitar tiga pekan berarti sang juara dunia Prancis itu berisiko melewatkan serangkaian pertandingan penting di Januari 2026, termasuk laga pembuka melawan Real Betis pada 4 Januari, semifinal Piala Super Spanyol kontra Atletico Madrid pada 8 Januari, potensi final pada 11 Januari, duel La Liga menghadapi Levante pada 17 Januari, serta pertemuan Liga Champions dengan Monaco pada 20 Januari.

Kehilangan Mbappé, yang telah menjadi pencetak gol terbanyak tim dengan kontribusi signifikan di semua kompetisi, memaksa pelatih Xabi Alonso untuk mengeksplorasi opsi taktikal alternatif. Pemain seperti Rodrygo, Vinícius Júnior, dan Jude Bellingham kemungkinan akan mendapat beban lebih besar di lini depan, sementara talenta muda atau rotasi skuad bisa menjadi solusi jangka pendek. Situasi ini juga menyoroti kerentanan Real Madrid terhadap cedera di musim yang padat, di tengah upaya klub untuk meraih trofi pertama di bawah kepemimpinan Alonso.
Perkembangan kondisi Mbappé akan terus dipantau secara ketat, dengan harapan ia dapat kembali lebih cepat untuk menghindari dampak lebih lanjut terhadap ambisi tim di paruh kedua musim. Cedera ini tidak hanya menguji kedalaman skuad, tetapi juga resiliensi kolektif Real Madrid dalam menghadapi jadwal yang intens di awal tahun baru.
Pewarta : Vie

