RI News. Semarang – Ratusan anggota Satuan Brimob Polda Jawa Tengah kembali menunjukkan wajah humanis kepolisian dengan menggelar aksi kerja bakti massal secara serentak di empat wilayah berbeda pada Minggu (8/3/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari itu tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat ikatan kebersamaan antara aparat dengan warga masyarakat di berbagai lapisan.
Di kawasan Pantai Jatimalang, Purworejo, puluhan personel yang dipimpin AKP Puryanto bahu-membahu bersama prajurit TNI, aparatur pemerintah daerah, serta nelayan dan pengunjung pantai setempat. Mereka mengangkut sampah plastik yang berserakan, ranting kayu hanyut, dan limbah lainnya yang terdampar ombak. Hasilnya, bibir pantai yang semula tertutup sampah kini tampak lebih bersih, memungkinkan panorama laut lepas kembali menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dan warga lokal.
Sementara itu, di lingkungan RT 11 Kelurahan Srondol Wetan, Kota Semarang, Ipda Arji Pirlalaga memimpin timnya bergotong royong dengan warga. Fokus utama adalah mengangkat tumpukan sampah rumah tangga serta membersihkan saluran air yang berpotensi menyumbat. Upaya ini diharapkan mencegah genangan air saat hujan dan mengurangi risiko bau tak sedap yang mengganggu kenyamanan penghuni.

Di Kota Pekalongan, Ipda Candra Adi bersama anggotanya membersihkan area Taman Rumah Pintar Yosorejo. Bersama perangkat kelurahan dan masyarakat sekitar, mereka memotong rumput liar yang tumbuh tak terkendali, mengangkut sampah, serta merapikan fasilitas taman edukasi tersebut. Taman yang semula terlihat kurang terawat kini kembali rapi dan nyaman sebagai ruang bermain serta belajar anak-anak setempat.
Kegiatan serupa berlangsung di Kabupaten Pati, tepatnya di kawasan Alun-Alun Kembang Joyo. Dipimpin Aiptu Martono dari Kompi 4A Brimob, personel membersihkan taman kota, jalur pejalan kaki, serta saluran drainase di sekitar alun-alun. Hasil kerja bakti itu membuat ruang publik tersebut tampak lebih hijau, bersih, dan ramah bagi warga yang beraktivitas sehari-hari.
Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Noor Hudaya, menegaskan bahwa aksi korvey seperti ini bukan sekadar rutinitas, melainkan komitmen nyata untuk hadir di tengah masyarakat. “Kami ingin membangkitkan kembali semangat gotong royong dan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan. Brimob bukan hanya pasukan pengamanan, tetapi juga mitra masyarakat dalam menyelesaikan masalah sosial sehari-hari. Lingkungan bersih berarti kesehatan terjaga, kenyamanan meningkat, dan kualitas hidup warga lebih baik,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Baca juga : Bupati Endah Subekti Langsung Peletakan Batu Pertama Rumah Layak bagi Janda Korban Bencana di Rongkop
Ia menambahkan, program bersih-bersih serentak ini akan terus digulirkan secara berkala di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Selain dampak langsung pada kebersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara personel Brimob dengan masyarakat melalui aksi bersama yang penuh keikhlasan.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, turut mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai wujud Polri yang semakin dekat dan responsif. “Ini bukti bahwa kepolisian hadir tidak hanya saat ada masalah hukum, tetapi juga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara Brimob, pemerintah daerah, dan warga dalam menjaga lingkungan adalah teladan nyata semangat kebersamaan yang perlu terus dipupuk,” katanya.
Melalui aksi-aksi lapangan seperti ini, Brimob Polda Jawa Tengah terus mewujudkan slogan “Untuk Nusa dan Bangsa” dalam bentuk yang paling konkret: membangun lingkungan yang lebih asri, sehat, dan harmonis bersama masyarakat.
Pewarta: Nandang Bramantyo

