RI News. Melawi – Sebuah kejadian kebakaran yang cukup dramatis melanda satu unit rumah tinggal sekaligus warung milik warga di wilayah Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, pada Selasa (7 April 2026) sore. Api dengan cepat membesar dari lantai bawah bangunan, memaksa warga sekitar bahu-membahu memadamkan kobaran sebelum meluas ke rumah-rumah tetangga.
Peristiwa tersebut pertama kali terdeteksi setelah petugas piket Pamapta Polres Melawi menerima laporan darurat dari masyarakat. Tanpa menunggu lama, tim gabungan yang terdiri dari piket Pamapta, Reskrim, Intelkam, serta personel identifikasi segera bergerak ke lokasi di Jalan Provinsi Nanga Pinoh–Ella Hilir, Dusun Mulung, Desa Semadin Lengkong.
Kepala penanganan di lapangan, Pamapta I Ipda Yakin Puas, S.H., menceritakan kronologi yang dramatis berdasarkan keterangan saksi. Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, ketika pemilik rumah berinisial NRD sedang mandi di sungai yang tidak jauh dari rumahnya. Tiba-tiba, teriakan panik dari istrinya memecah ketenangan sore itu.

“Saksi mendengar istrinya berteriak bahwa rumah mereka terbakar. Ia langsung berlari pulang dan melihat kepulan asap hitam tebal disertai api yang muncul dari lantai bawah warung milik anaknya,” ujar Ipda Yakin Puas.
Dengan bantuan warga sekitar, NRD berusaha memadamkan api secepat mungkin. Upaya gotong royong tersebut berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain, meski rumah dan warung yang terbakar sudah tidak dapat diselamatkan sepenuhnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material masih belum dapat ditaksir secara pasti karena proses pendataan masih berlangsung. Banyak barang berharga dan stok dagangan di warung kemungkinan ikut hangus terbakar.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, tim melakukan olah TKP secara teliti bersama personel identifikasi untuk mengumpulkan bukti-bukti fisik dan menelusuri jejak awal mula api.
“Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh Sat Reskrim Polres Melawi. Kami belum bisa menyimpulkan apakah disebabkan oleh faktor kelistrikan, kelalaian, atau hal lain,” pungkas Ipda Yakin Puas.
Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran di pemukiman padat, terutama di daerah yang banyak menggunakan bangunan semi permanen dengan material kayu. Warga diimbau untuk selalu memeriksa instalasi listrik dan tidak meninggalkan rumah dalam keadaan tidak aman, meski hanya sebentar.
Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memberikan kejelasan kepada keluarga korban dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Pewarta: Lisa Susanti

