RI News, Kediri – Subuh di Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Kamis (15/10/2026), berlangsung dengan suasana berbeda dari biasanya. Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto berdiri di saf yang sama dengan sekitar 60 jemaah Masjid Al Khalid, menunaikan salat Subuh berjemaah sebagai langkah mendekatkan kepolisian dengan warga yang dilayaninya.
Kehadiran di masjid itu tidak sekadar agenda ibadah. Bagi Polres Kediri Kota, pertemuan di waktu paling hening dalam sehari tersebut menjadi ruang untuk membangun kedekatan emosional, merekatkan silaturahmi, sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, Kapolres mengajak warga memandang keamanan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama, bukan semata urusan aparat.
Seusai salat, AKBP Kresno Wisnu Putranto menekankan pentingnya menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan. Ia berpandangan bahwa lingkungan yang aman dan kondusif tidak bisa lahir dari kerja kepolisian saja. Dukungan, kepedulian, dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat menjadi syarat utama.

Ia juga mendorong warga merawat hubungan baik antartetangga, mengedepankan sikap saling menghormati, dan membangun komunikasi yang positif. Jika menemukan aktivitas mencurigakan atau tanda-tanda gangguan kamtibmas, masyarakat diminta tidak ragu melapor kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
Dari perspektif komunikasi publik, pendekatan melalui kegiatan keagamaan dinilai efektif membuka jalur komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakat. Pertemuan tatap muka di lingkungan warga memungkinkan terbangunnya dialog yang lebih terbuka, sehingga aspirasi dapat terserap langsung dan kesadaran kolektif tentang pentingnya stabilitas keamanan tumbuh dari bawah.
Kehadiran Kapolres di tengah jemaah pun mencerminkan komitmen institusi untuk tampil humanis. Kepolisian diposisikan bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga mitra yang bersedia mendengar, melayani, dan ikut mendorong kehidupan sosial yang harmonis.
Upaya menjaga ketertiban, menurut Polres Kediri Kota, bertumpu pada sinergi antara kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga. Komunikasi yang terjalin baik diharapkan mempercepat arus informasi, mencegah konflik sebelum membesar, dan menebalkan kepedulian sosial di tiap lingkungan.
Baca juga : Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
Polres Kediri Kota terus mengajak masyarakat berperan aktif menciptakan kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif. Kesadaran saling menjaga, menghargai perbedaan, serta mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan disebut sebagai modal penting bagi kerukunan dan kenyamanan hidup bersama.
Melalui salat Subuh berjemaah ini, semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan menguat dan menjadi pijakan bagi tumbuhnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Kedekatan yang terbangun lewat silaturahmi dan komunikasi langsung pun diharapkan tidak berhenti pada tataran seremonial, melainkan berlanjut menjadi kerja sama nyata menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal.
Dengan pendekatan yang humanis, dialogis, dan berorientasi pelayanan, Polres Kediri Kota berkomitmen memperkuat kemitraan bersama masyarakat demi mewujudkan Kota Kediri yang aman, nyaman, harmonis, dan kondusif secara berkelanjutan.
Pewarta: Alex Franico
Tagline: #PolresKediriKota, #KapolresKediriKota, #SalatSubuhBerjemaah, #PolisiBersamaMasyarakat, #Kamtibmas, #PolisiHumanis, #MasjidAlKhalid, #KotaKediri,
