RI News, Ngawi – Kekeringan yang melanda Dusun Gunungsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, kembali memantik solidaritas sosial. Bolone MAS’e Ngawi menyalurkan satu tangki air bersih berkapasitas 10.000 liter kepada warga setempat pada Rabu (14/10/2026). Air tersebut didatangkan langsung dari wilayah Ngrendeng, Kecamatan Sine.
Penyaluran bantuan ini bermula dari informasi mengenai krisis air bersih yang disampaikan Maryanto, sahabat Ngawi Peduli yang selama ini aktif di bidang sosial dan kemanusiaan. Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan pengiriman air ke lokasi terdampak.
Di lokasi, distribusi diarahkan oleh Siti Wulandari bersama Kepala Dusun Gunungsari, Kamin. Bantuan diprioritaskan bagi warga di tiga rukun tetangga, yakni RT 01, RT 02, dan RT 03 di wilayah RW 04, dengan jumlah penerima sekitar 60 kepala keluarga (KK).

Salah satu warga, Suwantin, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan tersebut. Menurutnya, kekeringan tahun ini merupakan yang terparah dalam puluhan tahun terakhir.
“Sejak tahun 1983, baru tahun 2026 ini kami mengalami kekeringan separah ini,” ujar Suwantin dengan mata berkaca-kaca dan air mata yang menetes.
Bagi warga, air bersih menjadi kebutuhan mendesak untuk memasak, minum, dan berbagai keperluan rumah tangga lainnya. Kebutuhan itu kian terasa ketika sumber air mulai mengering dan pasokan semakin sulit diperoleh.
Kepala Dusun Gunungsari, Kamin, menyampaikan apresiasi kepada Bolone MAS’e Ngawi atas kepedulian yang ditunjukkan. Ia menilai satu tangki air tersebut sangat membantu warga di tiga RT yang mencakup sekitar 60 KK dan tengah menghadapi kesulitan air bersih.
Kamin berharap perhatian berbagai pihak terhadap masyarakat terdampak kekeringan dapat terus berlanjut, sehingga kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama musim kemarau.
Dari perspektif sosial, aksi ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Kehadiran Bolone MAS’e Ngawi di Dusun Gunungsari diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menginspirasi elemen masyarakat lain untuk turut membantu sesama yang sedang kesulitan.
Bagi warga yang menghadapi krisis air bersih, satu tangki air bukan sekadar bantuan, melainkan harapan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang.
Pewarta: Wisnu H.
Tagline: #KrisisAirBersih, #Kekeringan, #Ngawi, #Gunungsari, #BoloneMASeNgawi, #NgawiPeduli, #Gotongroyong, #BantuanAir,
