RI News, Jakarta – Rabu, 14 Oktober 2026. Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengajak warga Kelurahan Galur, Kecamatan Johar Baru, memperkuat peran aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dan mencegah tawuran antarkelompok. Ajakan itu disampaikan sebagai upaya mempertahankan situasi wilayah yang kondusif, yang menurutnya menjadi prasyarat bagi keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Arifin dalam kegiatan silaturahmi di Kantor Lurah Galur pada Selasa (13/10) malam. Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, ia menegaskan bahwa konflik antarwarga tidak hanya mengancam ketertiban, tetapi juga menggerus sendi perekonomian lokal. “Apabila konflik terjadi, kegiatan usaha warga dapat terganggu dan berdampak pada mata pencaharian serta kesempatan kerja. Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, damai, dan nyaman,” kata Arifin.
Dalam kesempatan itu, Arifin mengapresiasi kondisi Kelurahan Galur yang dinilai semakin kondusif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat warga lengah. Menurutnya, upaya menjaga keamanan menuntut keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengurus RT/RW, lembaga musyawarah kelurahan (LMK), Dewan Kota, Karang Taruna, hingga para orang tua di lingkungan rumah masing-masing.

Dari perspektif pencegahan konflik sosial, Arifin menilai komunikasi dan kepedulian antarwarga merupakan fondasi penting. Interaksi yang terjaga dinilai mampu meredam potensi gesekan sejak dini sekaligus merawat kerukunan di lingkungan tempat tinggal.
Selain itu, Arifin menekankan pentingnya komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat sebagai cara memahami persoalan nyata yang dihadapi warga. Ia menjelaskan bahwa silaturahmi malam yang rutin digelar setiap Selasa di berbagai kelurahan berfungsi sebagai ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, dan kebutuhan, baik terkait pelayanan publik maupun kondisi lingkungan.
“Kalau kita dekat dengan masyarakat, kita akan tahu apa saja masalah yang dihadapi. Warga juga lebih mudah menyampaikan aspirasi, sehingga hal-hal yang masih kurang bisa kita perbaiki bersama,” ujarnya.
Baca juga : Dari Bandung untuk Afrika: Indonesia Dorong Kedaulatan Ekonomi dan Investasi Manusia di Forum Dunia
Tidak hanya soal keamanan, Arifin turut mengingatkan warga agar berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan melalui pengurangan dan pemilahan sampah dari rumah. Dengan penduduk sekitar 21 ribu jiwa yang tersebar di tujuh RW, Kelurahan Galur dinilai memerlukan partisipasi masyarakat untuk menekan volume sampah sejak dari sumbernya. Upaya itu, kata dia, dapat dilakukan antara lain dengan mengoptimalkan bank sampah dan pengolahan sampah organik yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat.
Ke depan, Arifin berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus diperkuat mempertahankan kerukunan, mencegah tawuran, serta menciptakan lingkungan Galur yang aman dan nyaman. “Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, Galur diharapkan dapat menjadi wilayah yang nyaman untuk ditinggali serta mendukung peningkatan kualitas hidup warganya,” pungkasnya.
Pewarta: Yogi Hilmawan
Tagline: #WaliKotaJakartaPusat, #KelurahanGalur, #JoharBaru, #CegahTawuran, #KeamananLingkungan, #SilaturahmiWarga, #KolaborasiWarga, #JakartaPusat,
