RI News. Yogyakarta, 5 Oktober 2026 — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026 digelar dengan khidmat dan penuh makna di Lapangan Upacara Korem 072/Pamungkas, Yogyakarta, Senin (5/10/2026). Pimpinan upacara diambil oleh Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., yang selaku Kepala Acara sekaligus membacakan amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Acara ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”, sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan negara.
Upacara yang berlangsung secara resmi dan tertib dipenuhi oleh para perwira, bintara, tamtama, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Korem 072/Pamungkas. Kehadiran Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han., para Kepala Satuan Kerja Korem, Dan/Ka Satdisjan, hingga seluruh jajaran TNI dan ASN turut serta memberikan semangat kebersamaan. Rangkaian acara dimulai dengan penghormatan kepada Duaja Korem 072/Pamungkas, diikuti pengucapan Sapta Marga yang dilantunkan dengan tegas, penuh penghayatan, dan penuh kesadaran moral.

Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi tertinggi kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas dedikasi, loyalitas, serta kerja keras di tengah berbagai tantangan. “Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI adalah hasil dari pengabdian kita bersama. Kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah yang wajib dijaga,” tegas Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam amanat tertulis yang dibacakan Danrem.
Panglima TNI juga menegaskan komitmen negara dalam memperkuat TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN serta modernisasi Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam). Di sisi lain, negara terus berupaya meningkatkan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme agar seluruh sumber daya TNI dapat digunakan secara optimal dan dipertanggungjawabkan. Menghadapi dinamika lingkungan strategis global yang semakin dinamis, perubahan ruang informasi, serta ancaman keutuhan wilayah, Panglima TNI meminta agar seluruh prajurit menjadikan PRIMA—Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif—sebagai arah utama pengembangan kemampuan TNI.
Baca juga : Ribuan Seniman Tayub Serba Sejenis Kumpulkan di Trenggalek, Budaya Tradisional yang Bisa Naik Level Nasional
“Momentum HUT ke-81 TNI ini harus dijadikan tonggak memperteguh tekad dalam menjaga persatuan, melindungi kekayaan Nusantara, dan membangun Indonesia yang berdaulat, adil, serta makmur,” ujar Panglima TNI. Danrem 072/Pamungkas kemudian menutup pembacaan amanat dengan penekanan bahwa kelima penekanan PRIMA harus dilaksanakan secara konsisten agar menjadi arah pengembangan kemampuan TNI di masa mendatang.
Upacara peringatan ini tidak hanya menjadi ritual kenegaraan, melainkan juga peluang untuk memperkuat ikatan antara TNI dan rakyat, sekaligus menegaskan komitmen negara dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pewarta: Lee Anno
Tagline: #HUT81TNI, #KuatBersamaRakyat, #TNIKuat, #IndonesiaBerdaulat, #ModernisasiTNI, #PRIMATNI, #PersatuanBersenjata, #MajuBersama,
