RI News. Melawi, 28 September 2026 – Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., menggelar instruksi strategis bagi seluruh personel Polres Melawi dan Polsek jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di wilayah yang masih terpantau memiliki titik hotspot meskipun berada pada kategori Low. Perintah ini disampaikan sebagai langkah antisipasi awal agar titik api yang masih terpantau tidak berkembang maupun meluas di tengah perubahan cuaca.
Seluruh jajaran diminta melakukan pemantauan secara konsisten terhadap wilayah yang sebelumnya terindikasi adanya Karhutla, termasuk daerah yang kondisi titik apinya mulai menurun maupun telah dinyatakan padam. Kapolres Melawi menegaskan pentingnya patroli dan pengawasan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pencegahan. “Walaupun titik hotspot berada pada kategori Low, tetap harus menjadi perhatian. Jangan sampai kondisi tersebut berkembang menjadi lebih besar. Bagi wilayah yang titik apinya sudah menurun atau padam, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kembali kebakaran,” tegas AKBP Askhabul Kahfi.

Personel Polres Melawi dan Polsek jajaran juga diarahkan untuk meningkatkan patroli di wilayah rawan Karhutla, sekaligus melakukan upaya-upaya pencegahan melalui pemantauan lapangan dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Sementara itu, terhadap wilayah yang masih terdapat area Karhutla maupun titik api dengan kategori Low hingga Medium, jajaran diminta segera melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur terkait guna menentukan langkah penanganan di lapangan.
Selain potensi Karhutla, Kapolres juga mengingatkan personel untuk mengantisipasi kerawanan lain yang dapat muncul seiring intensitas hujan yang mulai meningkat. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama terhadap kemungkinan terjadinya genangan, banjir, tanah longsor, maupun gangguan lainnya yang dapat berdampak kepada aktivitas masyarakat. “Kewaspadaan harus tetap dijaga. Perubahan kondisi cuaca tidak berarti pengawasan terhadap Karhutla dihentikan. Kita harus tetap memantau wilayah yang sebelumnya terdapat titik api sekaligus mengantisipasi potensi kerawanan akibat hujan yang mulai intens,” lanjutnya.
Baca juga : Baris Berbaris Jiwa Kepolisian: Disiplin Tak Hanya Latihan, tapi Jalan Menuju Generasi Muda yang Mandiri
Kapolres Melawi berharap seluruh personel dapat melaksanakan pemantauan secara konsisten, responsif terhadap setiap perkembangan di lapangan, serta membangun koordinasi yang baik dengan BPBD, TNI, pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Melawi dalam menjaga situasi kamtibmas dan memastikan setiap potensi Karhutla dapat ditangani sedini mungkin sehingga tidak berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat maupun lingkungan.
Pewarta: Lisa Susanti
Tagline: #KewaspadaanKarhutla, #PolresMelawi, #PatroliBerkelanjutan, #AntisipasiBanjirLonsor, #KoordinasiBPBDTNI, #LingkunganAman, #TitikApiLow, #ResponsifCuaca, #KamtibmasTerjaga,
