RI News. Melawi, 13 September 2026 – Langkah strategis berbasis responsivitas lingkungan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Nanga Pinoh. Pada Sabtu (12/9/2026), Polsek Nanga Pinoh meresmikan proses pembuatan sumur bor di Desa Kelakik, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Inisiatif ini dirancang secara terpadu untuk merespons dua tantangan mendasar di wilayah tersebut, yakni pemenuhan konsumsi air bersih harian warga dan penyediaan infrastruktur pendukung pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Secara spasial dan ekologis, wilayah Nanga Pinoh kerap menghadapi kerentanan ganda saat memasuki musim kemarau. Penurunan debit air permukaan tidak hanya mengancam ketahanan air rumah tangga, tetapi juga menyulitkan langkah mitigasi kebakaran darat. Pembangunan sumur bor di Desa Kelakik hadir sebagai solusi taktis berbasis komunal. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi cadangan pasokan air yang dapat diakses secara cepat saat pemadaman Karhutla membutuhkan penanganan mendesak di sekitar area rawan.
Baca juga: Senyum Santri di Masjid Darussalam: Langkah Humanis Polres Melawi Pulihkan Trauma Anak Pasca-Insiden
Kapolsek Nanga Pinoh, Iptu Jamidi, menegaskan bahwa pendekatan kepolisian saat ini berfokus pada tindakan preventif dan ketersediaan sarana pendukung sebelum krisis terjadi. Pihaknya menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan teknis, di mana ketersediaan titik air menjadi variabel penentu keberhasilan pemadaman di lapangan. Melalui integrasi peran polisi dan masyarakat lokal, program infrastruktur air ini diharapkan memicu pola mitigasi partisipatif yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Pewarta: Lisa Susanti
Tagline: #PolsekNangaPinoh, #MitigasiKarhutla, #AirBersihMelawi, #DesaKelakik, #PolriPeduliLingkungan,

