RI News. Kediri, 10 September 2026 – Penguatan tata kelola keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berbasis keterlibatan publik terus didorong melalui pendekatan komunikasi transformatif. Langkah ini diwujudkan melalui pertemuannya jajaran Polres Kediri dengan jajaran redaksi Andika Media di Rumah Makan Marwah, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Pertemuan institusional tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Kediri, AKBP Dr. Muhammad Wahyudin Latif, serta Manager Andika TV, Anto Christian, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat jembatan informasi antara kepolisian dan konstituen publik.

Dari perspektif sosiologi hukum dan studi media, kolaborasi ini menegaskan bahwa pemeliharaan stabilitas wilayah tidak lagi dapat mengandalkan pendekatan kepolisian konvensional semata. Akselerasi diseminasi informasi yang informatif, berimbang, dan edukatif menempatkan media massa sebagai katalis utama dalam mentransformasi pesan-pesan pencegahan kejahatan menjadi kesadaran kolektif. Pembentukan narasi publik yang konstruktif terbukti efektif meminimalisasi penyebaran disinformasi sekaligus meningkatkan literasi keamanan masyarakat di tingkat akar rumput.
Kapolres Kediri, AKBP Dr. Muhammad Wahyudin Latif, menggarisbawahi pentingnya partisipasi proaktif warga sebagai komponen inti dari sistem deteksi dini (early warning system). Melalui optimalisasi jalur koordinasi antara masyarakat, kepolisian, dan media, setiap potensi gangguan keamanan dapat diidentifikasi serta ditanggulangi secara presisi sebelum berkembang menjadi potensi konflik. Sinergi tripartit ini diharapkan mampu memformulasikan iklim lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif secara berkelanjutan di seluruh penjuru Kabupaten Kediri.
Pewarta: Alex Franico
Tagline: #PolresKediri, #Kamtibmas, #SinergiMedia, #KabupatenKediri, #KomunikasiPublik, #KeamananMasyarakat,

