RI News. Melawi, 9 September 2026 — Upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan jajaran Polres Melawi Polda Kalimantan Barat melalui aksi nyata di lapangan. Menindaklanjuti deteksi titik api di Desa Belaban Ella, Kecamatan Menukung, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Menukung, Koramil 18 Menukung, petugas Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, serta Masyarakat Peduli Api Desa Belaban Ella bergerak cepat melakukan verifikasi lapangan sekaligus pemadaman pada lokasi terdampak.
Langkah responsif ini menyasar lahan tanah mineral seluas sekitar satu hektare yang terbakar di kawasan tersebut. Di bawah koordinasi Plh. Kapolsek Menukung Ipda Yakin Puas, S.H., tim lintas sektor mengoperasikan peralatan pemadaman yang tersedia untuk menjangkau titik api. Meski dihadapkan pada keterbatasan sarana dan kondisi geografis yang menantang, petugas berhasil melakukan pemadaman serta proses pendinginan guna memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu api susulan di tengah kondisi cuaca kering.

Pendekatan penanganan Karhutla di wilayah hukum Polres Melawi ini menitikberatkan pada dua pilar utama: aksi cepat di lapangan dan edukasi persuasif kepada masyarakat. Selain memadamkan api, petugas secara aktif memberikan imbauan langsung kepada warga sekitar agar menghentikan praktik pembakaran dalam pengelolaan atau pembukaan lahan. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial mengingat tingginya kerentanan ekologis wilayah yang berbatasan langsung dengan area konservasi Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya.
Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., menegaskan bahwa efektivitas penanggulangan Karhutla sangat bergantung pada konsolidasi peran antara penegak hukum, instansi pemerintah, dan partisipasi lokal. Pencegahan mendasar harus menjadi prioritas kolektif agar dampak kerusakan lingkungan serta kerugian sosial-ekonomi dapat diminimalisasi secara berkelanjutan.
Baca juga: Mengabdi dalam Kesederhanaan, Polwan Polres Melawi Perkuat Komitmen Penegakan Hukum pada HUT ke-78
Ke depan, Polres Melawi bersama seluruh jajaran Polsek berkomitmen memperketat pemantauan hotspot, mengintensifkan patroli dialogis, serta memperkuat koordinasi interinstansional. Pola mitigasi terpadu yang melibatkan kolaborasi aparat publik dan komunitas warga ini menjadi cerminan model tata kelola lingkungan yang berorientasi pada ketahanan kawasan dari ancaman bencana Karhutla.
Pewarta: Lisa Susanti
Tagline: #KarhutlaKalbar, #MitigasiBencana, #PolresMelawi, #SinergiLembaga, #MasyarakatPeduliApi, #PelestarianLingkungan,

