RI News. Trenggalek – Dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek yang ke-832, prosesi Bedhol Pusaka menuju Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, menjadi momen sakral yang mengingatkan kita pada akar sejarah dan budaya leluhur. Setelah dilanjutkan dengan pelaksanaan Jamasan di Pendapa Manggala Praja Nugraha, prosesi tersebut dihadiri oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, komunitas budaya, dan seluruh warga Kampak.
Prosesi ini bukan sekadar pembawa pusaka ke rumah adat, melainkan bentuk komitmen hidup menjaga tradisi, menghormati leluhur, dan menyambungkan generasi dengan warisan leluhur. Pemilihan Kampak sebagai lokasi prosesi memiliki alasan kuat, salah satunya adalah keberadaan Prasasti Kampak yang bertarikh 929 Masehi, yang menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu dan sekaligus panggilan untuk melestarikan sejarah.

Dalam pelaksanaannya, Kadang DEKAT hadir bersama Banteng Wareng, PAMU, komunitas budaya, pelaku seni, tokoh masyarakat, dan sedulur budaya untuk nyengkuyung dan mangayubagyo. Energi budaya mengalir deras saat Banteng Wareng menari mengiringi arak-arakan pusaka, menciptakan suasana yang hidup dan penuh makna. Kadang DEKAT, dengan iringan seni tradisional yang khas, turut menari dan mengiringi perjalanan tersebut, seolah-olah ingin menyatukan generasi dengan sejarah leluhur.
Baca juga : Sinergi TNI-Polri, Polsek dan Koramil Menukung Cek Titik Api serta Lakukan Pemadaman Karhutla
Bedhol Pusaka ini menjadi pengingat penting bahwa budaya akan tetap hidup selama masyarakat mau hadir, menjaga, merawat, dan merasa memiliki. Generasi mendatang diharapkan tidak hanya mengenal leluhur melalui cerita semata, melainkan juga memahami nilai-nilai dan warisan budayanya yang kaya. Seperti yang disampaikan para tokoh adat, menjaga budaya adalah cara untuk memastikan masa depan tidak kehilangan akar.
Pewarta : Sugeng.
Tagline: #BedholPusakaTradisi, #LarungNgurmatiLeluhur, #BudayaHidupKalauAda, #NgurakiSejarahLeluhur, #TrenggalekNguriuri,

