RI News. Wonogiri, Jawa Tengah — Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti halaman SMK Gajah Mungkur 1 Wuryantoro pada Kamis (30/4/2026) pagi. Sebanyak 170 siswa kelas XII resmi dilepas setelah menyelesaikan masa studi tahun ajaran 2025–2026. Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 10.30 WIB tersebut berjalan dalam suasana tertib, aman, dan sangat kondusif.
Para siswa yang dilepas berasal dari tiga kompetensi keahlian unggulan sekolah. Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) menjadi yang terbesar dengan 101 siswa, diikuti Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) sebanyak 49 siswa, serta Akuntansi dengan 20 siswa.
Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa bersama, dan dimeriahkan dengan penampilan seni tari Gambyong yang anggun. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari berbagai pihak, penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi, serta prosesi penyerahan siswa secara simbolis kepada orang tua atau wali murid.

Kepala SMK Gajah Mungkur 1 Wuryantoro, Guruh Sarang Murtiyoso, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung proses pendidikan para siswa selama ini.
“Kami berharap para siswa yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi dapat diterima di kampus negeri impian mereka. Bagi yang memilih langsung terjun ke dunia kerja, semoga segera mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi dan layak secara ekonomi,” ujar Guruh Sarang Murtiyoso.
Ia juga mengumumkan bahwa pengumuman kelulusan resmi akan digelar pada Senin, 4 Mei 2026 mendatang.
Camat Wuryantoro, Soemardjono Fadjari, yang hadir bersama jajaran Forkopimcam setempat, memberikan imbauan penting kepada para siswa. Ia meminta agar momentum kelulusan dirayakan dengan cara yang positif dan bertanggung jawab.
Baca juga : Advokat Muda di Garis Depan: Bamsoet Dorong Perlawanan terhadap Ketimpangan Keadilan bagi Rakyat Kecil
“Rayakan kelulusan dengan cara yang membangun, jangan melakukan konvoi atau arak-arakan yang dapat mengganggu ketertiban umum dan keselamatan,” tegas Soemardjono.
Sementara itu, Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, SH, MH, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, SH, SIK, MPM, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pengamanan penuh sejak awal acara. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Wuryantoro AKP Edi Santoso, SH, beserta jajarannya.
“Kami mengimbau agar para siswa tidak terbawa euforia berlebihan seperti konvoi di jalan raya yang berisiko menimbulkan kecelakaan maupun gangguan kamtibmas. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” jelas AKP Anom Prabowo.
Ia menambahkan bahwa Polres Wonogiri akan terus melakukan pendekatan preventif dan edukatif kepada pelajar agar perayaan kelulusan tidak disalahgunakan.
Acara pelepasan ini juga dihadiri Ketua Yayasan Y. Sumarmo, perwakilan komite sekolah, guru dan staf sekolah, serta para orang tua siswa. Hingga acara usai, situasi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali.
Pelepasan ini bukan sekadar akhir dari masa sekolah, melainkan pintu gerbang menuju babak baru kehidupan yang lebih mandiri bagi para lulusan SMK Gajah Mungkur 1 Wuryantoro.
Pewarta: Nandang Bramantyo


