RI News. Lampung Barat – Pasar Simpang Luas di Kecamatan Batu Ketulis, Kabupaten Lampung Barat, kembali menunjukkan denyut kehidupan ekonomi masyarakat yang kuat. Pada Jumat, 6 Maret 2026, kawasan pasar tradisional ini dipadati pengunjung yang memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari bahan pokok hingga barang keperluan rumah tangga.
Untuk menjaga kestabilan dan ketertiban di tengah lonjakan aktivitas tersebut, Camat Batu Ketulis Mat Patoni, S.Sos., M.Si., turun langsung ke lokasi bersama Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) serta seluruh staf Trantib Kecamatan. Kehadiran jajaran pemerintahan kecamatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya nyata memastikan proses jual beli berlangsung aman, tertib, dan kondusif bagi pedagang maupun pembeli.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi pasar tetap terkendali meski pengunjung memadati lorong-lorong dagang. Arus lalu lintas di sekitar pasar juga berhasil dijaga agar tidak menimbulkan kemacetan yang sering menjadi keluhan saat pasar ramai. Pengawasan ini mencakup pemantauan ketat terhadap potensi gangguan ketertiban, termasuk penataan pedagang kaki lima dan pengelolaan sampah agar lingkungan tetap bersih.

Mat Patoni menegaskan bahwa pengawasan rutin seperti ini menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim usaha yang mendukung perekonomian lokal. “Kami ingin pasar ini menjadi tempat yang nyaman bagi semua pihak. Oleh karena itu, saya mengimbau pedagang dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga ketertiban, tidak memarkir sembarangan, serta selalu menjaga kebersihan. Jika semua elemen saling mendukung, aktivitas ekonomi di sini akan semakin lancar dan berkelanjutan,” ujarnya saat berbincang dengan sejumlah pedagang di lokasi.
Respons positif datang dari para pedagang yang hadir. Beberapa di antaranya mengaku merasa lebih tenang dan terlindungi dengan kehadiran langsung pejabat kecamatan. “Biasanya kalau ramai begini agak khawatir kalau ada masalah kecil-kecilan, tapi hari ini dengan ada petugas, rasanya lebih aman dan bisa fokus jualan,” ungkap salah seorang pedagang sayur yang enggan disebut namanya.
Baca juga : Ramadan Membawa Berkah bagi Pelaku Usaha Camilan Kacang Mete di Wonogiri
Dari pagi hingga menjelang siang, aktivitas di Pasar Simpang Luas berjalan mulus tanpa hambatan berarti. Situasi ini mencerminkan komitmen pemerintah setempat dalam mendukung pasar tradisional sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat pedesaan di wilayah Lampung Barat.
Dengan pendekatan pengawasan yang proaktif seperti ini, diharapkan Pasar Simpang Luas dapat terus menjadi pusat perdagangan yang aman, ramah, dan berkontribusi positif bagi kesejahteraan warga sekitar.
Pewarta: Atalinsyah

