RI News. Semarang – Di tengah semangat Ramadan 1447 H, Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, kembali menggelar tradisi tahunan yang hangat: buka puasa bersama bagi para santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Kegiatan ini berlangsung di TPQ atau Kantor Bersama Perumahan Indopermai Blok D, Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, pada Jumat, 20 Februari 2026.
Acara tersebut diikuti puluhan anak usia 5 hingga 13 tahun, mulai dari kelas tilawati hingga kelas hafalan Al-Qur’an, yang didampingi para dewan guru. Suasana penuh keakraban terasa saat anak-anak berkumpul, menanti azan Magrib sambil mengikuti pengajian khusus Ramadan.
Sebelum berbuka, para santri mengikuti materi pembinaan yang dirancang intensif selama bulan puasa. Isinya meliputi tahsin tilawati, hafalan doa serta surat-surat pendek Al-Qur’an, praktik ibadah sehari-hari, hingga simulasi penerapan 29 karakter luhur yang menjadi ciri khas program pendidikan LDII. Kegiatan ditutup dengan salat Magrib berjamaah, diikuti hidangan berbuka yang dibagikan secara bersama-sama.

Kegiatan buka puasa bersama ini dijadwalkan rutin setiap hari Jumat sepanjang Ramadan, mulai dari hari pertama hingga hari terakhir puasa. Tujuannya tidak hanya sekadar silaturahmi, melainkan membangun pengalaman sosial berharga bagi generasi muda.
Ketua PC LDII Kecamatan Ngaliyan, Sukindar SH., C.PFW., C.MDF., C.JKJ, menjelaskan bahwa agenda ini telah menjadi rutinitas tahunan sebagai upaya mempererat keakraban, kerukunan, dan pembinaan generasi penerus. “Buka bersama ini memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak tentang berbagi makanan dan rasa kebersamaan di bulan suci. Melalui momen tersebut, mereka belajar nilai penting berbagi, empati, serta toleransi sejak dini,” ujar Sukindar.
Baca juga : Longsor Tutup Jalur Vital Wonogiri–Jatim, Akses Antarprovinsi Lumpuh Total!
Senada dengan itu, salah seorang dewan pengajar TPQ, Ustazah Zulfa, menekankan dimensi pendidikan karakter dalam kegiatan ini. “Buka puasa bersama menjadi sarana efektif menanamkan 29 karakter luhur kepada anak-anak. Kami berharap, melalui praktik kerja sama yang baik dan nilai-nilai mulia lainnya, mereka kelak tumbuh menjadi generasi yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan bangsa,” tuturnya.
Kegiatan seperti ini mencerminkan komitmen LDII Ngaliyan dalam membentuk generasi berkualitas melalui pendekatan holistik yang menggabungkan pendidikan agama, karakter, dan nilai sosial di tengah bulan Ramadan yang penuh berkah.
Pewarta: Sriyanto

