Blora, 13 Februari 2026 – Suasana kehangatan keluarga dan kebersamaan mewarnai resepsi pernikahan Wahyu dan Warsono yang digelar di Dukuh Mindi, Desa Pelem, Kecamatan Doplang, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Acara yang berlangsung sejak Kamis malam hingga Jumat malam itu menjadi momen istimewa bagi dua keluarga besar yang bersatu melalui ikatan pernikahan.
Kehadiran Sukindar, S.H., S.Pd., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., tokoh yang dikenal sebagai Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum (PBH) FERADI WPI Advokat dan Paralegal DPC Kota Semarang, sekaligus Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Akhir Indonesia (YLKAI), Ketua PC LDII Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, serta Wakil Ketua Gerakan Anti Mafia Tanah Republik Indonesia (GJL GAMAT-RI), menambah makna pada perhelatan tersebut. Sukindar hadir atas undangan keluarga dekat, karena pengantin wanita merupakan kerabat dari kakak-kakaknya yang bermukim di Mindi dan Semarang, serta anak kandung dari Mbah Jiyem, tokoh keluarga yang turut menyambut tamu bersama Sukiman.

Dalam sambutannya, Sukindar menyampaikan doa restu secara langsung kepada kedua mempelai. “Atas nama pribadi dan keluarga besar, saya mengucapkan selamat menempuh hidup baru kepada Wahyu dan Warsono. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, saling menyayangi, dan saling mendukung dalam suka maupun duka,” ujarnya dengan penuh harap.
Resepsi berlangsung meriah namun tetap khidmat, dihadiri ratusan anggota keluarga besar dari kedua belah pihak, tetangga, serta masyarakat sekitar yang turut memberikan doa bagi kebahagiaan pasangan pengantin baru. Acara yang terbagi dalam beberapa sesi sejak Kamis malam hingga Jumat malam itu mencerminkan tradisi gotong royong dan silaturahmi khas pedesaan Jawa Tengah, di mana keluarga besar berkumpul untuk merayakan momen sakral pernikahan.
Baca juga : Dugderan 2026: Semarang Perkuat Identitas Inklusif melalui Tradisi Akulturasi yang Semakin Megah
Perhelatan ini tidak hanya menyatukan dua individu, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antargenerasi dalam satu rumpun keluarga besar yang tersebar di Blora dan Semarang.
Pewarta: Sriyanto

