Skip to content
19/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Puluhan Warga Sipil Jelang Pembukaan Perlintasan Rafah: Ancaman bagi Kelanjutan Gencatan Senjata

Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Puluhan Warga Sipil Jelang Pembukaan Perlintasan Rafah: Ancaman bagi Kelanjutan Gencatan Senjata

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 bulan ago 3 minutes read
Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Puluhan Warga Sipil Jelang Pembukaan Perlintasan Rafah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Deir al-Balah, Gaza – Di tengah harapan rapuh atas kemajuan fase kedua perjanjian gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat, serangkaian serangan udara Israel pada akhir pekan menewaskan sedikitnya 30 warga Palestina, termasuk sejumlah anak-anak, menurut laporan rumah sakit di Jalur Gaza. Kejadian ini menjadi salah satu hari paling mematikan sejak gencatan senjata mulai berlaku pada Oktober tahun lalu, dan langsung memicu kecaman keras dari mediator regional serta tuduhan pelanggaran truce dari kedua belah pihak.

Serangan menyasar beragam sasaran sipil dan semi-sipil di berbagai wilayah Gaza. Di Kota Gaza, sebuah gedung apartemen hancur menewaskan tiga anak perempuan beserta bibi dan nenek mereka—semuanya warga sipil tanpa keterkaitan dengan kelompok bersenjata, menurut kesaksian keluarga yang diterima rumah sakit Shifa. Serangan terpisah menghantam sebuah kantor polisi di wilayah yang sama, menewaskan setidaknya 14 orang, termasuk empat petugas polisi wanita, warga sipil, dan tahanan yang sedang ditahan di lokasi tersebut.

Di selatan, kamp tenda pengungsi di Khan Younis menjadi sasaran yang menyebabkan kebakaran hebat. Tujuh korban tewas dalam insiden itu, termasuk seorang ayah, tiga anaknya, dan tiga cucu. Seorang saksi mata, Atallah Abu Hadaiyed, menggambarkan kekacauan pasca-ledakan: “Kami berlari ke sana dan menemukan tubuh-tubuh berserakan di antara kobaran api. Kami tak tahu lagi apakah ini masih masa damai atau kembali ke perang. Di mana janji gencatan senjata itu?”

Kronologi kejadian ini muncul hanya sehari setelah militer Israel menyatakan telah membunuh tujuh militan yang diduga melanggar garis pembatas gencatan senjata di wilayah Rafah yang dikuasai Israel—tiga orang keluar dari terowongan dan empat lainnya mendekati pos pasukan. Pernyataan resmi militer Israel menegaskan bahwa aksi hari Sabtu merupakan respons langsung terhadap pelanggaran tersebut, sejalan dengan pola serangan balasan yang telah berulang sejak Oktober.

Di sisi lain, Hamas menyebut serangan-serangan itu sebagai “pelanggaran mencolok yang diperbarui” dan mendesak Washington serta mediator lain—terutama Mesir dan Qatar—untuk menekan Israel agar menghentikan aksi militer. Pejabat senior Hamas, Bassem Naim, melalui pernyataan publiknya mempertanyakan keberadaan badan internasional yang diusulkan untuk mengelola Gaza pasca-konflik, menyebutnya lebih mirip “dewan perang” ketimbang instrumen perdamaian.

Konteks yang lebih luas menunjukkan betapa rapuhnya proses de-eskalasi. Pembukaan terbatas perlintasan Rafah dengan Mesir—yang dijadwalkan mulai berlaku hari Minggu—menjadi tonggak penting fase kedua perjanjian tersebut. Perlintasan ini selama hampir seluruh durasi konflik ditutup, menjadikannya simbol harapan bagi puluhan ribu warga Gaza yang membutuhkan perawatan medis di luar wilayah, di tengah kehancuran sebagian besar infrastruktur kesehatan. Namun, pembukaan tersebut hanya untuk pergerakan manusia secara terbatas, sementara isu-isu struktural seperti demiliterisasi Gaza pasca-pemerintahan Hamas selama hampir dua dekade dan pembentukan otoritas baru untuk rekonstruksi masih jauh dari resolusi.

Baca juga : Tragedi Kelam di Cilacap: Balita Tewas Akibat Kekerasan Seksual Tetangga, Pelaku Diamankan

Data Kementerian Kesehatan Gaza—yang secara konsisten dianggap kredibel oleh badan-badan PBB dan pengamat independen—mencatat setidaknya 520 warga Palestina tewas akibat tembakan Israel sejak gencatan senjata dimulai. Angka korban hari Sabtu jauh melampaui rata-rata harian, menggarisbawahi ketegangan yang masih membayangi transisi menuju perdamaian berkelanjutan.

Perang yang dipicu serangan Hamas pada Oktober 2023—yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel selatan dan menyandera 251 orang—telah meninggalkan luka mendalam di kedua pihak. Pemulihan jenazah sandera terakhir di Gaza baru-baru ini menjadi salah satu prasyarat penyelesaian fase awal, namun insiden kekerasan sporadis seperti ini mengingatkan bahwa fondasi gencatan senjata masih rentan terhadap eskalasi.

Di tengah tekanan diplomatik yang meningkat, pembukaan Rafah seharusnya menjadi sinyal kemajuan konkret. Namun, korban sipil yang terus berjatuhan menimbulkan pertanyaan mendasar: apakah mekanisme pengawasan dan akuntabilitas yang ada mampu mencegah kembalinya siklus kekerasan, atau justru menjadi pengingat bahwa perdamaian sejati memerlukan lebih dari sekadar kesepakatan sementara di atas kertas.

Pewarta: Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tragedi Kelam di Cilacap: Balita Tewas Akibat Kekerasan Seksual Tetangga, Pelaku Diamankan
Next: Eskalasi Mematikan di Balochistan: Serangan Terkoordinasi BLA Menandai Titik Balik Insurgensi Baloch

Related Stories

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa

Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa: Kosta Rika Berkiblat pada Model Keamanan El Salvador

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi

Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi: Cermin Tarik-Ulur Pengaruh Beijing dan Moskow atas Pyongyang

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dua Papan, Satu Lahan: Klaim SHM dan Tanah Adat Berhadapan di Sitataring
  • Tersangka BBM Subsidi di Bali: Solar Ditimbun di Tabanan, Pertalite Dijual hingga Dua Kali Lipat
  • Slamet Tutup Pengabdian di Desa Kotesan: Titip Harapan agar Penerus Bawa Desa Lebih Maju
  • KPK Bongkar Ruang Pimpinan BNPB: Penggeledahan Menyasar Kedeputian hingga Unit Pengadaan dalam Kasus Dana Siap Pakai
  • Gibran Dorong Santri Jadi Pencipta Teknologi, Bukan Sekadar Pengguna AI
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by