RI News Portal. Semarang – Di tengah angin kencang dan ombak ganas lepas pantai Skotlandia, seorang pria penyendiri bernama Michael Mason (Jason Statham) menjalani hari-harinya dalam kesunyian total. Mantan agen pembunuh bayaran pemerintah yang membelot, Mason memilih hidup terisolasi di sebuah pulau terpencil, jauh dari bayang-bayang masa lalunya yang penuh kekerasan. Namun, kedamaian rapuh itu runtuh ketika sebuah badai dahsyat mengubah segalanya.
Film thriller aksi terbaru berjudul Shelter, yang disutradarai Ric Roman Waugh dan ditulis oleh Ward Parry, membawa penonton ke dalam perpaduan ketegangan tinggi dan ikatan emosional yang tak terduga. Jason Statham, yang dikenal dengan peran-peran penuh adrenalin, kembali menampilkan performa khasnya sebagai sosok tangguh namun rapuh secara batin. Kali ini, ia beradu akting dengan aktris muda Bodhi Rae Breathnach yang memerankan Jessie, seorang gadis remaja yang rutin mengantarkan pasokan ke pulau tersebut.
Jessie, yang masih diliputi duka atas kehilangan ayahnya, awalnya hanya berinteraksi secara singkat dengan Mason yang tertutup rapat. Hubungan mereka berubah drastis saat Jessie terjebak dalam badai mematikan setelah mengantarkan barang. Mason, yang selama ini menghindari kontak manusia, terpaksa turun tangan menyelamatkannya dari amukan alam. Aksi heroik itu justru menjadi pemicu bencana baru: keberadaan Mason terdeteksi oleh agensi lama yang pernah ia khianati.

Tak lama kemudian, regu bersenjata dikirim untuk menangkap atau menghabisinya. Dalam pertarungan sengit di pulau terpencil itu, Mason berhasil mengalahkan penyerang dan melarikan diri bersama Jessie. Mantan atasan Mason, yang diperankan Bill Nighy dengan aura dingin dan manipulatif, memerintahkan pemburuan tanpa ampun. Untuk bertahan hidup, Mason mencari perlindungan di rumah aman milik rekan lama, sekaligus melatih Jessie menggunakan senjata api—bukan hanya untuk melindungi diri, tapi juga untuk membangun kepercayaan di antara mereka.
Di tengah pelarian yang penuh bahaya, hubungan mentor dan murid itu berkembang menjadi ikatan yang lebih dalam, hampir seperti ayah dan anak. Naomi Ackie dan Daniel Mays turut memperkaya cerita melalui peran pendukung yang menambah lapisan intrik dan ketegangan. Sinematografi yang menangkap keindahan sekaligus keganasan lanskap Skotlandia menjadi latar belakang sempurna bagi adegan-adegan aksi praktis yang digarap tanpa banyak efek digital, ciri khas sutradara Ric Roman Waugh.
Shelter tidak sekadar menyajikan ledakan dan baku tembak. Film ini mengeksplorasi tema bertahan hidup di tengah pengkhianatan, penebusan dosa masa lalu, serta kekuatan ikatan manusia yang terbentuk dalam situasi ekstrem. Di balik aksi berkecepatan tinggi, ada nuansa emosional yang membuat penonton ikut merasakan konflik batin Mason: apakah ia masih bisa melindungi seseorang setelah gagal melindungi dirinya sendiri di masa lalu?
Baca juga : Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Kekayaan Alam Indonesia Masih Jadi Sasaran Ancaman Ekonomi Asing dan Domestik
Film berdurasi sekitar 107 menit ini resmi tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia mulai akhir Januari 2026. Bagi penggemar genre action-thriller yang menginginkan kombinasi antara ketegangan fisik dan kedalaman karakter, Shelter menawarkan pengalaman yang segar meski mengusung formula klasik pemburuan dan pelarian.
Dengan performa solid Jason Statham yang kembali membuktikan daya tariknya di genre ini, serta penyutradaraan Ric Roman Waugh yang terbukti mampu mengemas aksi secara realistis, Shelter layak menjadi tontonan wajib bagi pecinta film aksi berkualitas.
Pewarta : Vie

