RI News Portal. Tegal 23 Januari 2026 – Kota Tegal kembali menunjukkan langkah konkret dalam mendorong sektor kuliner sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Pada Kamis (22/1/2026) siang, Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono secara langsung meresmikan gerai Bakmie Djaya Abadi yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Debong Kulon, Kecamatan Tegal Selatan.
Acara peresmian berlangsung penuh semarak dengan kehadiran berbagai tokoh penting, termasuk istri Wali Kota Gadis Sephi Febriana, Wakil Wali Kota Tazkiyatul Muthmainnah, unsur Forkopimda, Kapolres Tegal Kota, serta perwakilan pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Suasana semakin hidup berkat penampilan atraksi barongsai yang memukau, disertai kehadiran publik figur yang menambah daya tarik acara grand opening tersebut.
Dalam pidatonya, Dedy Yon menyampaikan apresiasi mendalam terhadap inisiatif pembukaan gerai ini. Ia menilai kehadiran Bakmie Djaya Abadi sebagai tambahan berharga yang memperluas variasi pilihan kuliner di Kota Tegal, sekaligus memperkuat citra kota sebagai destinasi kuliner yang semakin beragam dan menarik.

“Sektor kuliner bukan sekadar soal makanan, melainkan elemen strategis yang mampu menggerakkan roda ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta mempertegas identitas budaya kita,” ungkap Dedy Yon.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah terus berupaya membangun ekosistem usaha yang kondusif. Salah satu kebijakan unggulan yang diterapkan adalah sistem pelayanan perizinan berbasis “satu meja satu kursi”, yang dirancang untuk mempercepat, menyederhanakan, dan meningkatkan transparansi proses bagi para pelaku usaha. Pendekatan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi, baik dari skala lokal maupun yang lebih luas.
Baca juga : Pemerintah Kabupaten Tegal Bergerak Cepat: Rp500 Juta Siap Perbaiki Jalan Ambles Batunyana–Danasari
Dedy Yon juga menyatakan harapannya agar pembukaan gerai ini menjadi momentum positif bagi perkembangan sektor kuliner secara keseluruhan. “Kami berkomitmen mendampingi UMKM melalui berbagai kebijakan pro-bisnis, mulai dari kemudahan akses perizinan hingga dukungan promosi dan pengembangan kapasitas. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Kota Tegal dapat berlangsung inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Peresmian ini tidak hanya menandai hadirnya satu pilihan kuliner baru, melainkan juga sinyal kuat dari pemerintah daerah bahwa Kota Tegal terbuka dan siap menyambut investasi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat serta penguatan ekonomi berbasis kreativitas lokal.
Pewarta: Ikhwanudin

