RI News Portal. Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah memfinalisasi peluncuran dua rute baru layanan Transjabodetabek guna memperkuat konektivitas antarwilayah metropolitan. Rute pertama menghubungkan Terminal Blok M langsung ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), sementara rute kedua menyasar koridor Cawang menuju kawasan industri Jababeka di Cikarang.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap rute-rute tersebut sangat tinggi. “Memang kami akan membuka rute-rute baru. Yang pertama dari laporan Dinas Perhubungan adalah dari Blok M ke Bandara (Soetta), karena kebutuhannya sekarang tinggi sekali,” ujarnya di Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).
Rute Blok M-Bandara Soetta diharapkan menjadi solusi praktis bagi penumpang yang membutuhkan akses cepat ke bandara utama ibu kota tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi atau layanan taksi online. Sementara itu, rute Cawang-Jababeka dirancang khusus untuk menjawab tingginya mobilitas pekerja di kawasan industri Jababeka. “Karena memang pekerja kita di Jababeka itu cukup tinggi dan kebutuhannya juga tinggi,” tambah Pramono.

Meski demikian, kedua rute tersebut masih dalam tahap pendalaman dan koordinasi lintas instansi. Persetujuan dari Kementerian Perhubungan menjadi syarat utama sebelum operasional dapat dimulai. “Makanya tadi saya bisik-bisik kepada Pak Dirjen Perkeretaapian untuk disampaikan kepada Menteri Perhubungan secara khusus supaya ini bisa kita operasikan,” ungkap gubernur.
Sejak Juni 2025, layanan Transjabodetabek telah mengalami ekspansi signifikan dengan beroperasinya sejumlah rute baru yang menjangkau wilayah strategis di sekitar Jakarta. Layanan ini kini mencakup titik-titik penting seperti Terminal Blok M, Cawang Sentral, dan Lebak Bulus, serta berbagai kawasan penyangga di Bekasi, Depok, Tangerang, dan Bogor.
Baca juga : KPK Tetapkan Tersangka Wali Kota Madiun Maidi Usai OTT Dugaan Korupsi Proyek dan Dana CSR
Beberapa rute yang telah aktif meliputi B11 (Summarecon Bekasi-Cawang), B21 (Bekasi Timur-Cawang), B25 (Bekasi-Dukuh Atas), B41 (Vida Bekasi-Cawang Sentral), D11 (Depok-Cawang Sentral via Cibubur), D21 (Universitas Indonesia-Lebak Bulus), D41 (Sawangan-Lebak Bulus via Tol Desari), P11 (Blok M-Bogor), S11 (BSD-Jelambar), S21 (CSW-Ciputat), S22 (Ciputat-Kampung Rambutan), S61 (Alam Sutera-Blok M), SH1 (Kalideres-Perkantoran Soekarno Hatta), T11 (Poris Plawad-Petamburan), T12 (Poris Plawad-Juanda), serta T31 (PIK 2-Blok M).
Penambahan rute Blok M-Bandara Soetta dan Cawang-Jababeka diharapkan semakin memperluas jangkauan Transjabodetabek sebagai moda transportasi massal terintegrasi. Langkah ini sejalan dengan upaya berkelanjutan Pemprov DKI untuk mengurangi kemacetan, menekan penggunaan kendaraan pribadi, serta mendukung mobilitas pekerja lintas wilayah di Jabodetabek.
Pemantauan lebih lanjut terhadap progres persetujuan dan jadwal peluncuran resmi akan terus dilakukan seiring matangnya persiapan operasional kedua rute tersebut.
Pewarta : Diki Eri

