RI News Portal. Wonogiri, 6 Januari 2026 – Dalam konteks upaya nasional memperkuat ketahanan pangan, Kepolisian Resor (Polres) Wonogiri menunjukkan peran aktif melalui pendampingan langsung di sektor pertanian. Beberapa kepala kepolisian sektor (Kapolsek) di wilayah tersebut melakukan monitoring lapangan terhadap tanaman jagung, yang merupakan komoditas strategis bagi pasokan pangan masyarakat setempat.
Pada 5 Januari 2026, sekitar pukul 08.30 WIB, Kapolsek Ngadirojo AKP Pujoyono, S.H., didampingi dua anggotanya, melakukan inspeksi terhadap lahan jagung seluas sekitar 3 hektare di Dusun Ngadirejo Wetan, Desa Pondok, Kecamatan Ngadirojo. Tanaman jagung di lokasi tersebut telah berusia sekitar 75 hari dan menunjukkan pertumbuhan optimal, dengan proyeksi panen pada Februari 2026. Masa tanam ideal jagung hingga panen biasanya mencapai 115 hari, sehingga kondisi ini mencerminkan pengelolaan yang baik oleh petani lokal.
Kegiatan serupa dilaksanakan oleh Kapolsek Purwantoro AKP Setyo Nugroho, S.H., yang berkolaborasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) serta anggotanya untuk memeriksa lahan jagung di Kecamatan Purwantoro. Hasil observasi menunjukkan kondisi tanaman yang serupa, dengan estimasi panen pada periode yang sama.

Menurut Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., yang menyampaikan pernyataan atas nama Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., inisiatif ini merupakan manifestasi konkrit dari komitmen institusi kepolisian dalam mendukung agenda pemerintah di bidang ketahanan pangan. “Keikutsertaan kami tidak terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, melainkan juga mencakup kontribusi aktif dalam pembangunan sektor agraris. Pendampingan lapangan ini bertujuan memberikan rasa aman bagi petani serta memastikan optimalisasi hasil produksi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, AKP Anom Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan komunitas petani. Sinergi ini diharapkan tidak hanya memperkokoh stabilitas pasokan pangan di tingkat lokal, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Kabupaten Wonogiri secara keseluruhan.
Baca juga : Penghormatan Tertinggi bagi Pengabdian Panjang: Upacara Purna Tugas Danramil Tepus di Kodim Gunungkidul
Dalam perspektif lebih luas, kegiatan semacam ini selaras dengan program nasional yang mendorong swasembada komoditas pangan utama, seperti jagung, di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga global. Pendekatan pendampingan langsung oleh aparat kepolisian dapat menjadi model efektif untuk membangun kepercayaan dan motivasi di kalangan petani, sekaligus memitigasi risiko gangguan yang potensial mengancam produktivitas pertanian.
Pewarta: Nandang Bramantyo

