Skip to content
24/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Health
  • Penanganan Kesehatan Korban Banjir dan Longsor di Aceh–Sumatera Utara Dinilai Terkendali, Kemenkes Pilih Pendekatan Desentralisasi Responsif

Penanganan Kesehatan Korban Banjir dan Longsor di Aceh–Sumatera Utara Dinilai Terkendali, Kemenkes Pilih Pendekatan Desentralisasi Responsif

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 bulan ago 3 minutes read
Kemenkes Pilih Pendekatan Desentralisasi Responsif
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 28 November 2025 – Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa layanan kesehatan bagi ribuan warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah kabupaten di Aceh serta Sumatra Utara hingga saat ini masih dapat ditangani secara efektif oleh pemerintah daerah setempat. Pendekatan desentralisasi ini menjadi strategi utama Kemenkes dalam merespons bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah barat Sumatra sejak akhir Oktober lalu.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes terus memantau perkembangan situasi secara real-time, namun belum menemukan indikasi perlunya intervensi langsung dari tingkat pusat. “Kami selalu standby di Pusat Krisis Nasional untuk memberikan back-up kepada Dinas Kesehatan Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Selama mereka masih mampu menangani, kami tidak akan mengambil alih operasional di lapangan,” ujar Menkes Budi dalam keterangan resmi hari ini.

Menurutnya, mekanisme ini merupakan wujud implementasi prinsip subsidiaritas dalam penanggulangan bencana kesehatan: kewenangan dan sumber daya dialokasikan pada tingkatan pemerintahan yang paling dekat dengan lokasi kejadian, dengan pusat berfungsi sebagai pendukung strategis. “Koordinasi yang cepat antara pusat dan daerah menjadi kunci. Jika ada eskalasi kasus yang melebihi kapasitas lokal—misalnya lonjakan kasus leptospirosis, diare akut, atau infeksi saluran pernapasan—kami akan langsung mengerahkan tim tambahan,” tambahnya.

Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Ketahanan Kesehatan, Bayu Teja Muliawan, menjelaskan bahwa pengiriman tenaga kesehatan tambahan sudah dilakukan secara bertahap sejak pekan pertama November. “Kami mengirimkan dokter, perawat, dan tenaga kesehatan masyarakat yang memiliki pengalaman penanganan bencana. Pengiriman disesuaikan dengan tingkat aksesibilitas wilayah yang masih terisolasi akibat jalan putus dan jembatan rusak,” ungkap Bayu.

Layanan kesehatan di lapangan saat ini difokuskan pada tiga pilar:

  1. Pelayanan kesehatan mobile yang mendekati posko-posko pengungsian,
  2. Penguatan kapasitas puskesmas dan rumah sakit rujukan daerah, serta
  3. Distribusi logistik obat-obatan dan alat kesehatan yang dilakukan secara bertahap melalui jalur udara dan darat ketika memungkinkan.

Hingga Jumat siang, data sementara Pusat Krisis Kesehatan mencatat lebih dari 68.000 warga terdampak di Aceh dan Sumatra Utara telah mendapatkan akses layanan kesehatan dasar. Kasus penyakit pasca-bencana yang paling banyak dilaporkan adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), gangguan kulit, dan diare, namun belum ada laporan klaster besar penyakit menular berbahaya yang memerlukan deklarasi kejadian luar biasa (KLB).

Baca juga : Tim KJRI Hong Kong Kembali ke Tai Po, Salurkan Bantuan Langsung kepada WNI Korban Kebakaran Besar

Para pakar kesehatan masyarakat menilai pendekatan Kemenkes kali ini menunjukkan pergeseran paradigma dari respons terpusat menuju respons berbasis kesiapsiagaan daerah yang lebih adaptif. “Desentralisasi seperti ini mengurangi waktu respons dan meminimalkan birokrasi lapis, selama sistem informasi dan komunikasi antar-level pemerintahan tetap terjaga,” kata epidemiolog dari Universitas Indonesia, Pandu Riono, dalam wawancara terpisah.

Meski situasi dinilai terkendali, Kemenkes tetap mempertahankan status siaga penuh di Pusat Krisis Nasional hingga prakiraan cuaca BMKG menunjukkan penurunan intensitas hujan ekstrem di wilayah Sumatra bagian utara. “Kami tidak ingin lengah. Satu gelombang hujan besar lagi bisa mengubah situasi dalam hitungan jam,” tutup Menkes Budi.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tim KJRI Hong Kong Kembali ke Tai Po, Salurkan Bantuan Langsung kepada WNI Korban Kebakaran Besar
Next: Wonogiri Konsisten Beri Beasiswa Pemuda Berprestasi: Tahun 2025 Capai Rp7,5 Miliar, Total 10 Tahun Tembus Rp62,5 Miliar

Related Stories

Fondasi Kelembagaan HAM Menguat

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Hujan Buatan Jadi Andalan

Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Dari Bekasi hingga Karawang

Dari Bekasi hingga Karawang, 90 Talenta Muda Berebut Tiket Menuju Panggung Keterampilan Dunia

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by