Skip to content
08/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Warga Kampung Tanjung Medan Terancam Banjir Kronik Akibat Curah Hujan Ekstrem di Pesisir Selatan

Warga Kampung Tanjung Medan Terancam Banjir Kronik Akibat Curah Hujan Ekstrem di Pesisir Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 minutes read
Warga Kampung Tanjung Medan Terancam Banjir Kronik Akibat Curah Hujan Ekstrem di Pesisir Selatan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Pesisir Selatan, 27 November 2025 – Gelombang kekhawatiran kembali menyelimuti warga Kampung Tanjung Medan, Nagari Muaro Sakai, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat. Potensi meluapnya Sungai Tanjung Medan yang terus meningkat sejak beberapa hari terakhir memaksa ratusan keluarga bersiaga penuh, bahkan menyiapkan tas darurat untuk mengungsi kapan saja demi keselamatan jiwa.

Banjir di kampung yang berjarak sekitar 70 kilometer dari ibu kota kabupaten ini bukanlah fenomena baru. Setiap memasuki puncak musim hujan, luapan sungai setempat hampir selalu menjadi ancaman tahunan yang sulit diprediksi intensitasnya.

“Sudah bertahun-tahun kami begini. Tiap hujan deras datang, hati langsung dag dig dug. Rumah bisa tergenang sampai lutut orang dewasa, anak-anak takut sekali,” ungkap Tacing (54), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di tepi sungai tersebut, Rabu sore (26/11/2025). Ia menambahkan, “Kami sangat berharap malam ini dan besok tidak kejadian lagi, tapi melihat awan dan derasnya air sungai sekarang, rasanya sulit.”

Hingga pukul 18.00 WIB kemarin, debit air Sungai Tanjung Medan terus naik meski hujan sempat mereda di wilayah hulu. Beberapa titik jalan kampung sudah mulai tergenang air setinggi 20–30 sentimeter, memaksa warga menggunakan perahu rakitan atau berjalan kaki dengan menggendong barang berharga.

Kondisi serupa juga mulai dirasakan di beberapa nagari tetangga di Kecamatan Pancung Soal dan Kecamatan Ranah Pesisir. Di Kampung Tanjung Medan sendiri, hampir 80 persen rumah panggung kayu yang dibangun puluhan tahun lalu kini berada di bawah ancaman langsung karena sedimentasi sungai yang semakin dangkal dan penyempitan badan sungai akibat aktivitas pertambangan pasir di hulu beberapa tahun silam.

Para warga mengaku sudah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah nagari dan kecamatan, namun hingga kini belum ada solusi jangka panjang yang terlihat, seperti normalisasi sungai atau pembangunan tanggul permanen. “Yang ada hanya bantuan karung pasir dan perahu karet saat banjir sudah datang,” keluh salah seorang tokoh pemuda setempat yang enggan disebut namanya.

Baca juga : Satu Tahun Lapor Mas Wapres: Dari Aduan WhatsApp hingga Formulasi Kebijakan Nasional

Sementara itu, curah hujan ekstrem yang melanda Sumatra Barat sejak pertengahan November ini telah memicu banjir dan longsor di berbagai kabupaten/kota. Kota Padang, Padang Pariaman, hingga Solok Selatan juga dilaporkan masih berjibaku dengan genangan dan material longsor yang menutup akses utama.

Warga Kampung Tanjung Medan kini hanya bisa berharap hujan segera mereda dan pemerintah daerah segera mengambil langkah antisipasi yang lebih serius, bukan sekadar reaktif setelah bencana terjadi. “Kami bukan minta dibuatkan rumah mewah, cukup sungai ini dinormalisasi supaya anak-cucu kami tidak terus-terusan hidup dalam ketakutan setiap musim hujan,” tutup Tacing dengan suara bergetar.

Hingga berita ini diturunkan, posko darurat nagari masih disiagakan dan warga diminta tetap waspada hingga status siaga darurat banjir dicabut.

Pewarta: Sami S.

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Satu Tahun Lapor Mas Wapres: Dari Aduan WhatsApp hingga Formulasi Kebijakan Nasional
Next: Banjir Ekstrem Melumpuhkan Subulussalam: 18 Sekolah Terendam, Ratusan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Related Stories

Wonogiri Siap Sambut Era Wajib Halal- Sinergi Pemerintah Daerah Perkuat Ekosistem UMKM

Wonogiri Siap Sambut Era Wajib Halal: Sinergi Pemerintah Daerah Perkuat Ekosistem UMKM

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Desa Pesu Desak Renovasi Jembatan Balong

Desa Pesu Desak Renovasi Jembatan Balong: Warisan Kolonial yang Kian Mengancam Keselamatan dan Mobilitas Warga

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Kenangan Manis di Tengah Aturan Ketat

Kenangan Manis di Tengah Aturan Ketat: Wisuda SMP Negeri Tetap Digelar Tanpa Beban Orang Tua

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Debut Heroik Veda Ega Pratama di Sirkuit Balaton: Finis 16 Besar Meski Dibayangi Penalti
  • Wonogiri Siap Sambut Era Wajib Halal: Sinergi Pemerintah Daerah Perkuat Ekosistem UMKM
  • Desa Pesu Desak Renovasi Jembatan Balong: Warisan Kolonial yang Kian Mengancam Keselamatan dan Mobilitas Warga
  • Kenangan Manis di Tengah Aturan Ketat: Wisuda SMP Negeri Tetap Digelar Tanpa Beban Orang Tua
  • Jonatan Christie Gagal Raih Mahkota Indonesia Open 2026: Dominasi Victor Lai yang Tak Terduga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.