Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Penegakan Hukum dan Dinamika Sosial di Papua Pegunungan: Polres Jayawijaya Tangkap Empat Pelaku Dugaan Pembunuhan Punika Wenda

Penegakan Hukum dan Dinamika Sosial di Papua Pegunungan: Polres Jayawijaya Tangkap Empat Pelaku Dugaan Pembunuhan Punika Wenda

TEAM BUSER BERITA Posted on 6 bulan ago 2 min read
Penegakan Hukum dan Dinamika Sosial di Papua Pegunungan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jayawijaya, Papua Pegunungan — Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya berhasil mengamankan empat terduga pelaku pembunuhan atas seorang warga bernama Punika Wenda (40) yang terjadi di Kampung Minimo, Distrik Maima, Kabupaten Jayawijaya. Penangkapan ini tidak hanya mencerminkan upaya penegakan hukum, tetapi juga menjadi intervensi penting dalam mencegah eskalasi konflik horizontal berupa potensi perang suku.

Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara dalam keterangan resminya di Wamena, Senin (28/7/2025), menyebut empat pelaku yang diamankan masing-masing berinisial MI (20), AW (31), RW (18), dan MH (19). Mereka diduga kuat terlibat dalam insiden pembunuhan yang terjadi di kawasan Muara Ujung Bandara Jayawijaya pada Minggu, 20 Juli 2025.

“Atas pembunuhan itu, terjadi reaksi sosial berupa bentrokan dan potensi perang suku antara keluarga korban dan masyarakat di Kampung Minimo,” ujar Kapolres.

Dalam konteks sosiologi hukum, insiden ini menggarisbawahi pentingnya keberadaan aparat penegak hukum sebagai agen pengendali sosial (social control agent), khususnya dalam masyarakat adat yang masih menjunjung tinggi sistem hukum tradisional. Penangkapan para pelaku menjadi langkah preventif untuk menghindari balas dendam dan spiral kekerasan antarsuku yang selama ini menjadi pola konflik khas di wilayah pegunungan Papua.

AKBP Anak Agung mengimbau agar pihak keluarga korban tidak melakukan tindakan pembalasan, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Kami berharap keluarga korban menyerahkan persoalan ini kepada pihak berwajib untuk diselesaikan sesuai dengan hukum positif yang berlaku di Indonesia,” tegasnya.

Baca juga : Pemprov DKI Jakarta Gandeng Ahli Biogas Atasi BABS: Inovasi Sanitasi Berbasis Teknologi di Kawasan Padat

Kasat Reskrim Polres Jayawijaya, AKP Sugarda AB Trenggoro, menambahkan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari dukungan masyarakat, khususnya aparatur kampung dan distrik.

“Kepala Distrik Maima dan Kepala Kampung Minimo sangat kooperatif dalam memberikan informasi dan menjaga kondusivitas wilayah. Ini membantu kami mencegah konflik yang lebih luas dan menangkap empat pelaku utama,” ujarnya.

Keterlibatan masyarakat dalam mendukung proses hukum mencerminkan adanya kepercayaan sosial (social trust) yang mulai terbangun antara institusi negara dan masyarakat lokal. Hal ini penting dalam kerangka desentralisasi penegakan hukum dan rekonsiliasi sosial di wilayah yang kerap mengalami konflik identitas dan kekerasan komunal.

Dalam perkembangan kasus, diketahui bahwa satu orang pelaku lain berinisial SH masih dalam kondisi sakit setelah mengalami kecelakaan tertabrak kendaraan milik korban saat kejadian berlangsung. Polres Jayawijaya tengah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan tokoh lokal untuk memastikan kondisi terduga pelaku.

“Kami telah meminta foto atau bukti kondisi kesehatan SH dari keluarga dan aparat kampung untuk memastikan statusnya sebelum dilakukan tindakan hukum lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim.

Kasus pembunuhan Punika Wenda dan langkah cepat penegakan hukum oleh Polres Jayawijaya memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara negara dan masyarakat dalam membangun tata kelola keamanan berbasis hukum dan budaya lokal. Keberhasilan aparat dalam mencegah potensi perang suku juga menunjukkan bahwa pendekatan restoratif dan komunikatif tetap menjadi strategi yang relevan dalam menangani konflik di wilayah rawan seperti Papua Pegunungan.

Pewarta : Albertus Parikesit

About the Author

TEAM BUSER BERITA

Author

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemprov DKI Jakarta Gandeng Ahli Biogas Atasi BABS: Inovasi Sanitasi Berbasis Teknologi di Kawasan Padat
Next: ARAH Coffee Resmikan Gerai Cirendeu: Ruang Kolaboratif Bagi Komunitas Urban dan Kreatif

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.