Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Hiburan
  • Movie Review: Nostalgia Gagal, Ketika “Karate Kid” Kehilangan Nyawa-nya

Movie Review: Nostalgia Gagal, Ketika “Karate Kid” Kehilangan Nyawa-nya

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 bulan ago 3 min read
Movie Review
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Semarang 04 Juni 2025 – Nama Tuan Miyagi selama ini lekat dengan kata “puitis.” Sosoknya yang bijak dan penuh welas asih membuat The Karate Kid begitu ikonik. Tapi sayangnya, semua itu nyaris tak terasa dalam film terbaru waralaba ini, Karate Kid: Legends. Alih-alih membawa semangat yang sama, film ini justru terasa hambar dan kehilangan arah.

Salah satu kekuatan dari film orisinal The Karate Kid dan sekuel awalnya adalah filosofi hidup yang dibawa Tuan Miyagi. Ia bukan sekadar guru bela diri, tetapi mentor kehidupan bagi Daniel (Ralph Macchio), remaja yang tumbuh tanpa sosok ayah. Lewat karakter inilah penonton diajak memahami bahwa kekuatan sejati bukan terletak pada pukulan, tapi pada belas kasih — sebuah nilai yang kini tampaknya ditinggalkan.

Sayangnya, semangat itu tak benar-benar dihidupkan kembali dalam Karate Kid: Legends. Meski film ini sempat menyentuh tema serupa, hasil akhirnya justru terasa dangkal. Tak ada nuansa emosional yang kuat, tak ada pertaruhan besar dalam alur cerita. Film ini seperti sekadar menumpang sukses dari serial Cobra Kai yang memang tengah populer.

Kisahnya mengikuti Li Fong (Ben Wang), remaja yang pindah dari Beijing ke New York bersama ibunya. Ia menghadapi tantangan sebagai pendatang baru — dari perbedaan budaya hingga tekanan sosial. Seperti dalam cerita Karate Kid klasik, ada konflik asmara, ada juga persaingan dengan anak lokal. Tapi cerita utama sebenarnya lebih dalam: Li menyimpan trauma karena menyaksikan kakaknya tewas ditikam usai pertandingan kung fu. Ironisnya, tema ini nyaris tak tergali. Cerita justru berputar-putar tanpa arah yang jelas.

Lalu bagaimana dengan Jackie Chan dan Ralph Macchio, dua nama besar yang terpampang di poster? Kehadiran mereka baru muncul setelah satu jam film berjalan. Mereka muncul sebagai mentor, melatih Li menghadapi pertandingan karate. Tapi chemistry antara keduanya terasa datar. Chan tetap menjadi master kung fu seperti dalam remake 2010, sementara Macchio tetap setia dengan gaya karate klasik. Sayangnya, penyatuan dua dunia bela diri ini tak pernah benar-benar menyatu secara cerita.

Alih-alih memberi napas baru, pertemuan mereka justru terkesan dipaksakan. Ada beberapa momen menyentuh, tapi tidak cukup kuat untuk membangkitkan emosi atau menyelamatkan film ini dari plot yang berantakan.

Baca juga : Penembakan di Lokasi Bantuan Gaza: 27 Warga Sipil Tewas, Israel Sebut Sedang Usut Insiden

Masalah lain: film ini terlalu serius. Padahal salah satu daya tarik Cobra Kai adalah humor kasarnya yang segar. Karate Kid: Legends seolah takut bersenang-senang, padahal justru di situlah daya tarik waralaba ini dulu. Momen paling menghibur malah datang dari kemunculan singkat William Zabka sebagai Johnny Lawrence di akhir film — itu pun hanya sebagai selingan.

Secara keseluruhan, film ini terasa terlalu berat di tema, tapi ringan di eksekusi. Musik latarnya pun tak nyambung, terlalu ceria untuk cerita tentang trauma dan kekerasan. Film ini mungkin bisa dinikmati penonton baru yang belum mengenal Karate Kid, tapi bagi penggemar lama, film ini bisa jadi terasa seperti nostalgia yang gagal.

“Karate Kid: Legends”, rilisan Sony Pictures, mendapat rating PG-13 karena mengandung kekerasan bela diri dan bahasa kasar. Durasi: 94 menit.

Pewarta : Vie

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penembakan di Lokasi Bantuan Gaza: 27 Warga Sipil Tewas, Israel Sebut Sedang Usut Insiden
Next: Indonesia Open 2025: Panggung Kompetisi dan Representasi Nasional dalam Olahraga Global

Related Stories

Sidney Prescott Kembali
3 min read

Movie Review Scream 7: Sidney Prescott Kembali, Tapi Apakah Hantu Masa Lalu Masih Menakutkan?

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Netflix Resmi Jadi Distributor Film Live-Action Gundam Pertama dari Legendary Entertainment
2 min read

Netflix Resmi Jadi Distributor Film Live-Action Gundam Pertama dari Legendary Entertainment

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago 0
Jason Statham Kembali dengan Aksi Intens di Pulau Terpencil
3 min read

Jason Statham Kembali dengan Aksi Intens di Pulau Terpencil: ‘Shelter’ Hadirkan Kisah Pengkhianatan dan Perlindungan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Menko Polkam Djamari Chaniago Tinjau Langsung Kesiapan YIA Jelang Mudik Lebaran 2026, TNI AL Ikut Amankan Kedatangan
  • Tragedi Malam di Gunung Belah: Remaja 18 Tahun Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Beristirahat di Pinggir Jalan
  • Polri Hadir di Bulan Suci: Takjil Gratis dan Imbauan Kamtibmas di Simpang Wuryantoro
  • Safari Ramadhan di Belalau: Wakil Bupati Lampung Barat Perkuat Dialog Sosial dan Responsif terhadap Aspirasi Keagamaan Masyarakat
  • Polres Melawi Gencar Sosialisasikan Peluang Karier Polri 2026 kepada Generasi Muda di Pedalaman Kalbar
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.