RI News, Kota Kediri, 8 Oktober 2026 — Tim relawan bencana di wilayah Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, semakin siap menghadapi potensi ancaman alam dan non-alam berkat pelatihan tanggap darurat yang dilaksanakan secara langsung di kantor PT PLN (Persero) ULTG-GI Banaran, Jalan Kapten Tendean, Kelurahan Banaran, pada Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan sistem koordinasi dalam menghadapi bencana, khususnya di kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas) PLN Gardu Induk Banaran yang menjadi pusat distribusi listrik strategis bagi masyarakat sekitar.
Pelatihan dimulai dengan penyampaian materi mendalam tentang penanganan dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat oleh sejumlah narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kediri (DLHKP), Dinas Kesehatan Kota Kediri, serta Kepala Bidang Pengendalian Hutan dan Konservasi (KPH) Kediri. Narasumber-narasumber ini berhasil menyampaikan teori dan praktik terkini, sehingga peserta memahami bahwa penanganan darurat bukan sekadar reaksi, melainkan serangkaian langkah proaktif yang mencakup mitigasi, evakuasi, dan pemulihan.

Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi tanggap darurat di lokasi Obvitnas PLN Gardu Induk Banaran. Dalam simulasi tersebut, tim berlatih mengatasi skenario hipotetis yang mencakup bencana banjir, angin kencang, dan gangguan pasokan energi akibat gangguan alam. Simulasi ini bukan sekadar latihan biasa, melainkan uji coba nyata yang mengukur kemampuan personel dalam merespons cepat, akurat, dan terkoordinasi. Hasilnya, seluruh pihak terlibat memperoleh pengalaman langsung tentang prosedur standar operasional, sehingga risiko kesalahan manusia dapat diminimalkan ketika situasi nyata muncul.
Pelatihan yang dihadiri Kompol Siswandi, S.H., M.H., selaku Kapolsek Pesantren, bersama unsur dari tiga pilar (pemerintah daerah, masyarakat, dan swasta) ini menjadi wujud nyata sinergi lintas institusi. Kapolsek sendiri menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen penuh untuk menjadikan wilayah Pesantren sebagai wilayah yang tangguh menghadapi segala bentuk bencana. Keberadaan unsur swasta PT PLN (Persero) juga menunjukkan bahwa keamanan infrastruktur kritis tidak bisa lepas dari peran aktif masyarakat dan pemerintah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta semakin paham betul prosedur penanganan keadaan darurat, sehingga mampu mengambil langkah cepat, tepat, dan terkoordinasi demi menjaga keselamatan masyarakat serta menjamin keberlangsungan operasional Obvitnas PLN. Sebagai salah satu area strategis di Kecamatan Pesantren, pencegahan dan penanganan bencana di sini bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan kewajiban bersama yang harus terus ditingkatkan.
Pewarta : Alex Franico
Tagline: #KesiapsiagaanBencana, #PelatihanTanggapDarurat, #SinergiTigaPilar, #ObvitnasPLN,
