RI News, Kabupaten Tulungagung – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tulungagung dari sektor parkir baru saja mencatat capaian yang mengesankan hingga triwulan ketiga tahun 2026. Total mencapai sekitar Rp9,1 miliar, setara 77 persen dari target tahunan Rp11,8 miliar yang ditetapkan pemerintah daerah. Angka ini bukan sekadar catatan statistik biasa, melainkan bukti nyata bahwa sistem parkir berlangganan yang dikembalikan ke skema lama mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih adil dan transparan.
Kabid Prasarana dan Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung, Mahendra Sulistiawan, menegaskan bahwa peningkatan ini tak lepas dari kebijakan yang tepat sasaran. Ia mengungkap bahwa penerapan kembali sistem parkir berlangganan memberikan kontribusi signifikan yang jauh lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. “Pendapatan dari sektor parkir tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Salah satu faktornya karena penerapan kembali parkir berlangganan,” ujarnya.

Selain itu, parkir kendaraan luar daerah yang memanfaatkan fasilitas di tepi jalan umum juga tetap menjadi andalan. Setiap bulannya, sektor ini menyumbang Rp3 juta yang tetap mengalir ke kas daerah. Mahendra menambahkan, Dishub Tulungagung terus mengarahkan pengelolaan agar lebih tertib, termasuk pengawasan ketat terhadap kendaraan yang sudah terdaftar dalam skema berlangganan. “Pengguna kendaraan yang sudah masuk dalam skema tersebut tidak seharusnya dikenai pembayaran parkir tambahan ketika menggunakan lokasi parkir yang termasuk dalam ketentuan parkir berlangganan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan para juru parkir (jukir) agar tidak kembali menarik pungutan dari pengguna berpelat Tulungagung yang telah mematuhi aturan. Langkah ini diambil Dishub untuk menjaga transparansi dan mencegah tumpang tindih. Mahendra menekankan pentingnya pemahaman bersama agar tidak terjadi pembayaran ganda, sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat yang telah memenuhi kewajiban berlangganan.
Baca juga : Warga Melawi Diajak Patroli dan Sosialisasi Anti-Karhutla di Tengah Ancaman Musim Kemarau
Dengan sisa target Rp2,7 miliar yang harus dipenuhi hingga akhir tahun, Dishub Tulungagung memastikan optimalisasi penerimaan dan penertiban lapangan menjadi prioritas utama. Di sisi lain, masyarakat diharapkan lebih proaktif mengetahui mekanisme parkir berlangganan agar terhindar dari pungutan tidak sah. Keputusan ini diharapkan dapat memperkuat citra pemerintahan daerah yang responsif dan berorientasi pada keadilan fiskal.
Pewarta: Alex Franico
Tagline: #PADTulungagungNaik, #ParkirBerlanggananEfektif, #TransparansiPad, #JukirPatuhAturan, #TargetPADTercapai, #EkonomiLokalTulungagung, #KeadilanFiskal, #MasyarakatPatuh,
