RI News, Melawi – Polres Melawi bersama Polsek jajaran melaksanakan program prioritas Kapolri, Minggu Kasih, di sejumlah rumah ibadah pada Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang temu antara kepolisian dan masyarakat untuk mempererat hubungan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Melalui pendekatan langsung di tempat ibadah, personel kepolisian menjalin silaturahmi, mendengarkan aspirasi, menampung masukan, dan mengetahui persoalan yang dirasakan warga di lingkungan masing-masing.
Pusat kegiatan di Nanga Pinoh
Di tingkat Polres, Minggu Kasih digelar di Gereja Katolik Paroki Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, Kecamatan Nanga Pinoh. Kegiatan dipimpin Kasat Binmas Polres Melawi AKP Tri Jumadi bersama personel Sat Binmas. Hadir Pastor Murdani, Suster Theresia, SMFA, koordinator liturgi Valentinus, serta jemaat.

Personel Sat Binmas menjelaskan bahwa Minggu Kasih adalah sarana komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat untuk menyerap saran tentang pelayanan kepolisian dan kondisi kamtibmas setempat. Pastor dan jemaat juga diajak menjaga ketertiban bersama dan segera melapor jika mengetahui tindak kejahatan.
Toleransi dan kewaspadaan di tingkat desa
Polsek Nanga Pinoh menyelenggarakan kegiatan serupa di Gereja Misi Injili Indonesia (GMII) Eben Haezer, Desa Paal. Hadir Pendeta Hanaba Paskalia, S.Pd.K., Bhabinkamtibmas Brigpol Andika S. J. Simanungkalit, dan para jemaat. Jemaat diajak memelihara toleransi antarumat beragama, saling menghargai perbedaan, dan aktif menjaga keamanan lingkungan.
Warga juga diingatkan untuk waspada terhadap pencurian dengan memasang kunci ganda pada kendaraan serta mengunci pintu dan jendela saat rumah ditinggalkan. Selain itu, masyarakat diajak mencegah penyalahgunaan narkoba, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi (knalpot brong), dan balap liar yang membahayakan pengguna jalan.
Di Gereja Katolik Desa Manggala, Kecamatan Pinoh Selatan, kegiatan dihadiri pemimpin umat Johan, Kasubsektor Pinoh Selatan Aiptu Taufik, Bhabinkamtibmas Bripda Octavianus Reldy, dan jemaat. Personel menekankan pentingnya kasih terhadap sesama, penguatan toleransi, dan kepedulian pada keamanan lingkungan. Orang tua diimbau mengawasi anak-anak agar tidak terlibat balap liar atau aktivitas berisiko lainnya.
Baca juga : Dari Nil ke Nusantara: Prabowo dan El-Sisi Rajut Poros Pertahanan, Ekonomi, dan Ilmu Pengetahuan
Sayan dan Ella Hilir
Di Kecamatan Sayan, Polsek Sayan menggelar Minggu Kasih di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Gilgal, Desa Nanga Sayan, bersama Pendeta Andri, Bhabinkamtibmas Brigpol Aldi Adrianus, dan jemaat. Masyarakat diajak menjaga komunikasi dengan kepolisian dan segera menyampaikan informasi bila ada persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
Sementara itu, Polsek Ella Hilir melaksanakan kegiatan di Gereja Katolik Santo Petrus. Hadir Pastor Paroki RD. F. Yusup, Kapolsek Ella Hilir Ipda Daicky Jauganda, S.Sos., CCL., Bhabinkamtibmas Aipda Aswan, dan umat. Mereka diajak memperkuat persaudaraan dan toleransi, menjaga keamanan lingkungan, mewaspadai pencurian, serta berperan mencegah narkoba, knalpot brong, dan balap liar.
Membangun kepercayaan lewat komunikasi terbuka
Rangkaian kegiatan ini menunjukkan kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan melalui komunikasi yang terbuka dan penuh kekeluargaan.
Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., melalui Kasat Binmas AKP Tri Jumadi, menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam memelihara kamtibmas.
“Melalui Minggu Kasih, kami ingin terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi serta menerima masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, melainkan membutuhkan peran serta seluruh masyarakat,” pesannya.
Pewarta: Lisa Susanti
Tagline: #MingguKasih, #PolresMelawi, #Kamtibmas, #ProgramPrioritasKapolri, #ToleransiBeragama, #Binmas, #PolriHadir, #Melawi,
